Archive for the ‘celana dalam melorot.celana dalam’ Category

Geger ‘Miss Universe’ Tak Bercelana Dalam

Catalina Robayo, Miss Colombia di ajang Miss Universe 2011
Kontroversi mewarnai ajang Miss Universe, yang telah memasuki tahun ke-60. Kali ini bukan soal pemakaian bikini dalam salah satu sesi penjurian, tapi ulah kontestan asal Kolombia, Catalina Robayo, yang nekat mengenakan busana tanpa memakai celana dalam.

Seorang fotografer media menangkap basah aksi Robayo saat tengah duduk berbalut busana mini warna orange. Hasil jepretan yang terpampang di sebuah surat kabar itu jelas mencoreng pejabat Yayasan Miss Universe yang berkumpul di lokasi karantina, Sao Paolo, Brazil.

“Kolombia harus berbicara dan menegur perwakilannya untuk memakai celana dalam, apa yang telah dilakukannya (Robayo) benar-benar tidak pantas,” kata seorang sumber kepada Fox News. “Masyarakat malu melihatnya terpampang di media dengan mengumbar selangkangan.”

Presiden Yayasan Miss Universe, Paula Shugart, lemas saat mendengar kabar itu dari salah satu timnya. “Ada banyak wanita yang berbalut gaun mini yang menjadi pusat perhatian, tetapi ketika saya melihat foto itu (aksi Robayo) di halaman depan surat kabar, saya sungguh terkejut.”

“Tim pengawas kami sudah menjelaskan kepada seluruh kontestan tentang cara berbusana yang tepat. Salah satu tim kami juga sudah berbicara kepada Robayo, dan ia mengatakan pakai celana dalam. Tapi, bagaimana pun juga kasus itu sudah cukup mengaduk-aduk kondisi di sini selama beberapa hari.”

Sebelum kasus Robayo mencuat, perhelatan Miss Universe juga menjadi sorotan saat panitia mengembalikan bikini dari Catalina Brazil Swimwear yang menjadi salah satu sponsor. Pakaian renang itu dianggap terlalu minim untuk dikenakan para kontestan.

Grand final kontes ratu sejagad itu akan digelar di Hotel Hilton, Sao Paolo, Brasil pada 12 September mendatang. Sebanyak 89 kontestan, termasuk Putri Indonesia Nadine Alexandra Dewi Ames telah menjalani masa karantina di mulai 21 Agustus hingga 11 September mendatang. source

Diterima Di UI Anak Ini Bersepeda Dari Pati, Jawa Tengah Hingga Depok

Diterima di Universitas Indonesia, Djalal memenuhi nazarnya dengan mengayuh sepeda bututnya dari Pati, Jawa Tengah, hingga Depok, Jawa Barat
langsung saja, cekibrot

“Menunaikan nazar dan bersyukur pada Allah SWT,” ujar Jalal ketika ditanya perihal aksinya mengontel dari Pati sampai ke Universitas Indonesia menjelang keberangkatannya pukul 10 pagi di halaman SMA Negeri 1 Pati.

Dilepas teman dan guru SMA Negeri 1 Pati keharuan dan kebanggaan menyeruak. Dikawal dengan sepeda oleh beberapa kawan – kawannya (Paresmasapa) sampai ke Kudus, Jalal mulai mengayuh sepeda onta hadiah dari orang tuannya.

Jalal yang lolos SNMPTN tulis beberapa waktu lalu ini, diterima Fakultas Ilmu Budaya, program studi sejarah. Ia mengaku awalnya tidak yakin akan diterima Universitas Indonesia, terlebih sebelumnya ia tidak lolos SNMPTN undangan. Karena janji telah terucap, sehingga ia pun bertekad mengayuh sepedanya sampai ke Depok.

Mantap kayuhan sepeda ontelnya menyiratkan semangat menunaikan cita membawa visi dan misi orang tua hingga Jakarta berbekal keyakinan dan doa. “Saya pilih Universitas Indonesia karena disana banyak tersedia beasiswa, orang tua saya hanya seorang wiraswata yang penghasilannya tidak seberapa. Saya sebagai anak pertama, sudah semestinya mikul duwur menndhem jero orang tua saya,” ceritanya lagi. Kemudian saat ditanya perihal tanggapan orangtuanya dengan aksinya ini, Jalal mengaku mereka sangat mendukung dan oke oke saja.

“Dalam kehidupan ini banyak pihak yang tidak memperhatikan kaum jalanan, dengan sepeda kita bisa lebih dekat dengan lingkungan,”lanjut Jalal yang bercita – cita sebagi penulis ditengah kayuhan sepedanya ketika sampai di perbatasan Pati – Kudus. Pit Onto yang sudah disulap oleh rekan dan gurunya telah dilengkapi sebuah box tertutup untuk tempat perlengkapan ibadah, beberapa potong baju dan makanan tak lupa juga dilengkapi kompo dan ban serep.

Perjalanannya ini diperkirakan Jalal akan ditempuh selama 7 hari 7 malam jika gowes santai. Dengan mekanisme, ia akan mengontel setiap usai subuh dan berhenti jam 10 malam. Setelah subuh menjelang, barulah ia menggowes sepedanya. Meskipun ia mengaku baru sekali ke Jakarta, “Saya baru sekali ke Jakarta, tanggal 4 Juli kemarin waktu menyerahkan berkas ke UI. Tapi, saya bisa bertanya ke kantor polisi jika tersesat. Saya juga membawa surat keterangan jalan dari kantor polisi”kata Jalal ringan.

Djalal, calon mahasiswa jurusan sejarah FIB Universitas Indonesia terus menggowes sepedanya sebagai pelengkap sejarah hidupnya. Jalal anak sejarah yang bersejarah.
sumber : kaskus

Wanita Bebas Bertelanjang Dada di Portland Amerika ( Heboh ! )



PORTLAND, Puluhan perempuan yang bertelanjang dada berjalan kaki di jalanan sebuah kota di AS. Aksi mengejutkan para perempuan itu mengundang kaum pria untuk menontonnya.

Penyelenggara aksi, Ty MacDowell (20), mengatakan, yang mereka lakukan di jalanan Portland, Maine, itu merupakan bentuk protes. Tujuannya untuk menunjukkan adanya standar ganda di negara bagian Maine. Kaum pria di daerah itu, kata dia, diizinkan untuk berjalan-jalan bertelanjang dada. Namun, kaum perempuan, meskipun tidak ilegal, terlalu takut untuk bepergian dengan bertelanjang dada (topless).

Polisi mengawal puluhan perempuan itu ketika mereka memamerkan dadanya saat berjalan-jalan melintasi kota terbesar di Maine tersebut. Ratusan penonton, kebanyakan laki-laki, berhamburan untuk menyaksikan demo topless itu.

MacDowell mengatakan, ia kecewa karena banyak pria yang mengambil foto dengan ponsel mereka atas pemandangan itu. “Saya benar-benar marah dengan para pria itu, yang menonton aksi ini seperti menonton parade,” katanya seperti dikutip Telegraph.

Maine memiliki sejumlah aturan tentang ketelanjangan yang tergolong paling longgar di Amerika Serikat. Wanita di negara bagian itu diperbolehkan untuk bepergian topless, tetapi sangat sedikit yang melakukan hal itu karena takut dilirik.

Hukum tentang ketelanjangan hanya berlaku jika laki-laki atau perempuan memperlihatkan kemaluan mereka.

Foto Pria Disiksa 3 Wanita Beredar di Internet

Ada-ada aja !

Ayo Nge SEX Dulu

mahasiswa bugil, bokep mahasiswa , mahasiswa ngentot, mahasiswa ngemut memek , mahasiswa ngemut kontol , mahasiswa kawin , download bokep mahasiswa

Yang Suka ngebantu Bos = SEX-ertaris

Tempat belajar biar pinter = SEX-olahan

Habis diemut, terus ditiup = SEX-ofon

Hadiah buat pacar = SEX-untum Mawar Merah

Terdiri dari Ayah Ibu dan Anak = SEX-eluarga

Binatang yang memangsa bangkai = SEX-awanan Gagak

Kalo badung disebut : Breng-SEX

Tempat polisi nongkrong : Pol-SEX

Mancung Kedalem : Pe-SEX

Bersihkan kamar mandi : Ko-SEX

Nama Minuman : Milk-SEX (maksa)

Yang bisa AC/DC namanya : Bi-SEX

Yang suka ngatain orang namanya : Re-SEX

kalo asma rasanya : Nye-SEX

Tas Hitam namanya : Kre-SEX

Tempat nasi namanya : Be-SEX

Jatuh karena licin namanya : Ke ple-SEX

SEXadar informasi: Kata Orang aku ini SEXy, Badanku SEXy SEXali, SEXalipun, SEXalipun semua tak percaya, SEXarang boleh buktikan!!!!, Buuuss SEX….deeeeh……!

Sing Pengin Nambahi kosakata ttg SEX..Oleh kok…Men Gayeng…!

Widi Vierra Baju-nya Melorot Saat Launching Di Trans Studio

download bokep asia jepang widi vierra puting nyembul tetek kelihatan pink seksi penis perawan

Sedikit kelihatan hampir saja itunya nongol, Baju Melorot Widi Vierra di Launching Trans Studio Bandung

widi vierra,toples,baju melorot,

widi vierra,toples,baju melorot,

widi vierra,toples,baju melorot,

widi vierra,toples,baju melorot,

widi vierra,toples,baju melorot,

widi vierra,toples,baju melorot,

widi vierra,toples,baju melorot,



widi vierra,toples,baju melorot,

Diterima Di UI Anak Ini Bersepeda Dari Pati, Jawa Tengah Hingga Depok

download bokep aura kasih bugil sarah azhari ngentot artis indoesia bugil memek luna maya ariel peterpan cut tari ngentot

Diterima di Universitas Indonesia, Djalal memenuhi nazarnya dengan mengayuh sepeda bututnya dari Pati, Jawa Tengah, hingga Depok, Jawa Barat

langsung saja, cekibrot

“Menunaikan nazar dan bersyukur pada Allah SWT,” ujar Jalal ketika ditanya perihal aksinya mengontel dari Pati sampai ke Universitas Indonesia menjelang keberangkatannya pukul 10 pagi di halaman SMA Negeri 1 Pati.

Dilepas teman dan guru SMA Negeri 1 Pati keharuan dan kebanggaan menyeruak. Dikawal dengan sepeda oleh beberapa kawan – kawannya (Paresmasapa) sampai ke Kudus, Jalal mulai mengayuh sepeda onta hadiah dari orang tuannya.

Jalal yang lolos SNMPTN tulis beberapa waktu lalu ini, diterima Fakultas Ilmu Budaya, program studi sejarah. Ia mengaku awalnya tidak yakin akan diterima Universitas Indonesia, terlebih sebelumnya ia tidak lolos SNMPTN undangan. Karena janji telah terucap, sehingga ia pun bertekad mengayuh sepedanya sampai ke Depok.

Mantap kayuhan sepeda ontelnya menyiratkan semangat menunaikan cita membawa visi dan misi orang tua hingga Jakarta berbekal keyakinan dan doa. “Saya pilih Universitas Indonesia karena disana banyak tersedia beasiswa, orang tua saya hanya seorang wiraswata yang penghasilannya tidak seberapa. Saya sebagai anak pertama, sudah semestinya mikul duwur menndhem jero orang tua saya,” ceritanya lagi. Kemudian saat ditanya perihal tanggapan orangtuanya dengan aksinya ini, Jalal mengaku mereka sangat mendukung dan oke oke saja.

“Dalam kehidupan ini banyak pihak yang tidak memperhatikan kaum jalanan, dengan sepeda kita bisa lebih dekat dengan lingkungan,”lanjut Jalal yang bercita – cita sebagi penulis ditengah kayuhan sepedanya ketika sampai di perbatasan Pati – Kudus. Pit Onto yang sudah disulap oleh rekan dan gurunya telah dilengkapi sebuah box tertutup untuk tempat perlengkapan ibadah, beberapa potong baju dan makanan tak lupa juga dilengkapi kompo dan ban serep.

Perjalanannya ini diperkirakan Jalal akan ditempuh selama 7 hari 7 malam jika gowes santai. Dengan mekanisme, ia akan mengontel setiap usai subuh dan berhenti jam 10 malam. Setelah subuh menjelang, barulah ia menggowes sepedanya. Meskipun ia mengaku baru sekali ke Jakarta, “Saya baru sekali ke Jakarta, tanggal 4 Juli kemarin waktu menyerahkan berkas ke UI. Tapi, saya bisa bertanya ke kantor polisi jika tersesat. Saya juga membawa surat keterangan jalan dari kantor polisi”kata Jalal ringan.

Djalal, calon mahasiswa jurusan sejarah FIB Universitas Indonesia terus menggowes sepedanya sebagai pelengkap sejarah hidupnya. Jalal anak sejarah yang bersejarah.

sumber : kaskus

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.