Arsip untuk ‘pendingin udara’ Kategori

Blog-Blog Anti-Islam Bertebaran Di Dunia Maya

Sebuah harian Norwegia, Aftenposten telah kembali memanasi komunitas Muslim dengan mencetak ulang gambar kartun Nabi Muhammad yang digambar oleh Kurt Westergaard, seorang kartunis asal Denmark yang beberapa hari lalu mendapat serangan di rumahnya.(foto okezone.com)

Sebuah harian Norwegia, Aftenposten telah kembali memanasi komunitas Muslim dengan mencetak ulang gambar kartun Nabi Muhammad yang digambar oleh Kurt Westergaard, seorang kartunis asal Denmark yang beberapa hari lalu mendapat serangan di rumahnya.(foto okezone.com)

JAKARTA (Berita SuaraMedia) Belum adanya efek jera yang ditimbulkan karena membuat blog yang bersinggungan dengan SARA, sebuah blog yang menyudutkan Islam kembali muncul menghantui dunia maya.

Di awal tahun 2010 ini setidaknya ada beberapa blog yang menyudutkan agama tertentu. Berdasarkan penelusuran okezone, Senin (11/1/2010), situs yang beralamat di linapenulis.com, merupakan salah satu blog baru yang berisi mengenai pandangan sang penulis terhadap Islam. Sayangnya, si penulis tersebut lebih banyak mengumbar tulisan yang lebih mengarah ke penghinaan kepada umat Islam dan Nabi Muhammad.

Di blog tersebut, meskipun tidak dijelaskan secara terperinci profil dari penulis mengenai tujuan didirikan blog itu, namun di laman ini si penulis cukup ‘berani’ menyertakan alamat emailnya yang dia tulis di bagian header dalam blognya tersebut. Ditelisik lebih jauh, blog linapenulis.com ini tidak diketahui kapan didirikannya, namun yang jelas dari dokumen yang dibuat tercatat bulan September 2009, sebagai awal munculnya blog ini.

Kendati baru beberapa bulan dibuat, bebarapa tulisan rajin di isi oleh pengelola linamuslim.com. Tercatat pada tanggal 3 Januari 2010, sebagai tulisan terakhirnya. Yang membuat blog ini ‘agak berbeda’ dengan yang lainnya adalah, meskipun menggunakan wordpress, namun domain di blog ini sudah menggunakan.com. Ini artinya, si penulis benar-benar niat mempublikasikan tulisannya dengan sedikit berkorban merogoh kocek untuk membeli domain tersebut.

Saat diungkap lebih jauh, linapenulis.com menggunakan idwebhosting.com untuk menyewa server. Lebih jauh juga terlihat, lokasi pembuatan domain ini dilakukan dengan alamat di Bandar Lampung. Akan tetapi, belum diketahui apakah informasi tersebut valid atau tidak. Karena informasi yang diberikan juga tidak akurat, karena dari nomor telp yang dituliskan, tidaklah akurat.

Tidak hanya linapenulis.com, blog lain yang menyudutkan Islam juga menyeruak melalui blog beritamuslim.wordpress.com. Bedanya dengan blog linapenulis, di blog ini dokumen tanggal pembuatan blog jauh lebih lama, yaitu Juli 2009. Selain tulisan, blog ini juga menyertakan karikatur yang tentunya menghujat Islam dan Nabi Muhammad.

Tidak diketahui juga identitas pelaku pembuat blog tersebut, Yang jelas, kedua blog ini, hingga saat ini belum mendapatkan aksi penutupan. Karena padahal, seperti diketahui, layanan WordPress, menyediakan tempat kepada pengguna blog untuk menyampaikan jika ada blog yang menyinggung SARA. (okezone.com)

Jenazah Anak Saleh Berbau Harum

Berita dari Alam kubur kali ini mengisahkan tentang nikmatnya alam kubur yang diterima oleh anak yang saleh.

Kisahnya.

Semasa hidupnya, seorang anak yang bernama Hasan bin Abdullah dikenal sebagai anak yang saleh.

Subhanallah…

Setelah berpuluh-puluh tahun ia mati dan dimakamkan, jasadnya masih terlihat utuh dan berbau harum. Kisah ini terjadi di daerah Unaizah, Arab Saudi. Saat itu, di tepi batas kota akan dibangun benteng batas wilayah Unaizah. Kebetulan lokasi itu dulunya merupakan kuburan warga setempat yang lama tak dipakai lagi. Berdasarkan persetujuan raja setempat, lokasi kuburan itu akhirnya dibongkar.

Maka mulailah para pekerja memindahkan satu persatu jenazah di kuburan itu ke lokasi lain yang sudah disediakan. Namun, hingga pada giliran makam yang ada di sebelah pojok, penggali kuburan mengalami kesulitan. Tanah di makam itu terasa keras untuk digali. Butuh sekitar satu jam untuk membobfkar kuburan tua itu.

“Tanahnya lebih keras dari tanah yang lain di kuburan ini, kenapa bisa demikian ya,” kata salah seorang penggali.

Mendapat Nikmat Kubur.

Meskipun demikian, mereka tetap sabar hingga tergalilah makam tersebut. Ternyata di dalam liang lahat itu terdapat jenazah yang masih utuh meski tampak kering. Bahkan jenggot jenazah itu masih tampak jelas dan utuh. Padahal beberapa kafan sudah hancur dimakan tanah.

“Subhanallah…jenazah siapa ini,” ujar seorang penggali kubur.”

“baunya harum sekali, aneh..padahal kuburan ini usianya sudah lama,” ujar yang lain.

Para penggali makam itu juga bingung karena seketika saja aroma harum menyerbak ke segala arah. Mereka yakin, jika bau harum itu berasal dari jenazah utuh itu. Salah satu dari mereka kemudian memanggil salah seorang Syeikh di Unaizah untuk melihat keanehan itu.

“Subhanallah…, biarakan dalam posisi sebagaimana adanya. Hindarilah ia dan galilah sebelah kanan atau sebelah kiri,” ucap syeikh tersebut.

Para pekerja itu menuruti perintah sang syeikh. Akhirnya, dengan terpaksa mereka mengurangi luas area untuk pembangunan benteng tersebut. Sang Syeikh kemudian berusaha mencari informasi tentang jenazah siapakah yang mendapatkan nikmat kubur itu.

Ia bertanya ke seluruh penduduk desa itu, hingga sampailah ia di sebuah rumah kecil dan tua. Penghuni rumah itu hanya seorang nenek tua. Ia hanya terbaring di ranjang sambil berzikir kepada Allah SWT.

“Apa yang membuat Anda singgah di rumah ini? Bukankah masih banyak rumah lain yang lebih bagus untuk kau singgahi?” tanya nenek itu.

“Aku sedang mencari ahli keluarga dari makam yang jenazahnya utuh itu,” jawab syeikh.

“Ketahuilah, ia adalah Hasan bin Abdullah. Dia saudaraku yang meninggal dua puluh tahun yang lalu,” kata nenek dengan nada sedih.

Berbakti Kepada Orang Tua.

Mendengar pernyataan itu, syeikh lebih mendekat lagi menuju pembaringan nenek.

“Sudikah engkau menceritakan apa yang sebenarnya dilakukan saudaramu itu ketika masih hidup?” tanya syeikh.

“Ia adalah seorang yang ahli ibadah, tiap malamnya selalu bermunajat kepada Allah SWT,” kata nenek itu dengan suara yang terputus-putus sambil meneteskan air mata karena teringat akan saudaranya.

“Saudaraku itu tidak pernah menolak setiap perintah orang tuaku. Ia anak yang berbakti. Saudaraku itu sering menggendong ibuku ke pasar untuk berdagang,” jelas nenek itu lagi.

Syeikh itu sangat terkesima dengan amaan yang dialkukan oleh saudara nenek itu. Ia kemudian berpamitan sambil memberikan beberapa dinar untuk sedekah. Sesampainya di rumah, syeikh itu langsung bersimpuh di kaki ibunya. Ia menangis memohon maaf atas semua kesalahannya yang tidak begitu memperhatikan ibunya karena terlalu sibuk bekerja.

Sang syeikh saja sampai bersimpuh dikaki ibu, sudahkah Anda?

Mari berbakti kepada orang tua, terutama kepada ibu kita, agar kita bisa mendapatkan nikmat kubur seperti Hasan bin Abdullah dalam kisah ini.

Membuat AC Sendiri kipas angin

diambil dari notes fbnya bapak Aidil Heryana ,membuat AC sendiri dengan menggunakan kipas angin, dan dia sudah mencobanya pas ada ta’lim dan pas ramai orang..keren banget nich..bagi yang tidak punya AC dirumah sendiri (termasuk saya :D ).yuuk langsung aja..

Hawa panas belakangan ini, ekstrim banget. Di rumah panas, di jalan panasnya minta ampun.

Bagi sebagian orang–berkantong tebal–hal ini bukan masalah, di rumah bisa pasang AC, di jalan bisa milih kendaraan ber-AC pula.

Nah masalahnya sekarang buat yang berkantong tpis harus rela berpanas-panas ria…karena apa daya gak kuat beli AC ato daya Listrik kurang buat pasang AC….*situasi makin panas nih!!!

JANGAN MENYERAH! Ayo putar otak, cari solusi untuk dapetin suasana dingin.

Uups… setelah browsing sana-sini, akhirnya nemu tutorial bikin AC sederhana. Murah meriah, cuma perlu kreativitas aja kok!

OK kita mulai deh…



Bahan-bahan :

Kipas angin rumah (Stand/Duduk) ukuran agak besar/seadanya.

Cooper Tubing/Pipa Tembaga ukuran 3/16″ panjang terserah. (Beli di toko AC/Perlengkapan AC, Tukang Service AC) Rp 8000 – Rp 13.000/meter

Cable Ties secukupnya

Pompa akuarium kecil (Beli di toko akuarium) Rp 45.000 – Rp 65.000/pcs

Pipa plastik 3/16″ beli di toko bangunan. Harga -

Tandon air (Termos Es) Bisa pake stereofoam bekas tempat ikan.

ESTIMASI PENGELUARAN

Rp. 100.000,-

Harga tidak termasuk Kipas Angin, peralatan tambahan, dll

Langkah-langkah!

1. Siapkan kipas angin dan copper Tubing

2. Lilitkan copper tubing di depan kipas angin.

Usahakan jangan sampai pipa tertekuk/patah

Usahakan jangan sampai pipa tertekuk/patah

Kencangkan dengan memakai kabel ties

Tinggal sambung aja. Gak perlu repot.

3. Sambungkan pipa tembaga dengan pipa plastik

Kalau pas dapat pipa yang ukurannya beda, bisa dikencangkan dengan menggunakan klem. Maksudnya agar tidak bocor.

4. Siapin pompa akuarium. cek mana inlet mana outlet. Terserah mo pake yg sebelah mana.

Biarkan ujung yang lain bebas. Untuk masuk/keluar air

Nah sekarang, saatnya buat uji coba hasil besutan kita….

Isikan air dingin di Tandon air/Termos Es. Kalo perlu tambahkan ES balok biar dingin!



AC sederhana siap bertugas mendinginkan suasana! Wuihh sueejuukk.

Selamat mencoba.

Prinsip kerjanya begini nih bro, sederhana aja kok!

- Air dingin yang dipompakan ke pipa tembaga menyebabkan pipa tersebut menurun suhunya. Sesuai prisip kondensasi.

- Suhu dingin di sekitar pipa dihembuskan oleh angin dari kipas.

- Secara teknis suhu angin keluar dari kipas lebih dingin dari pada suhu ruang.

Maka, dingin deh ruangannya… Its simple!

Cocok buat kamar yang tertutup (seperti halnya AC agar dingin ruangan tetap terjaga dan optimal).

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.