Archive for the ‘3gp smp hot’ Category

Inggris Heboh dengan Kemunculan Pria Misterius di TV

Bukan hanya di Indonesia, fenomena ‘jadi selebritis mendadak’ pun terjadi di Inggris. Namun kali ini kejadiannya berbeda dan sedikit misterius. dimana seorang pria berkali-kali muncul di TV dalam berbagai laporan langsung reporter media Inggris.
Pria yang dijuluki ‘News Raider’ ini muncul di laporan langsung berita tv Inggris seperti BBC, ITV, Channel 4 dan Sky News. Ia muncul di waktu dan lokasi yang acak. Anda bisa melihat foto-fotonya dibawah. Sebenarnya siapa pria ini sampai sekarang belum diketahui pasti, namun yang jelas dia sudah menjadi selebriti mendadak di Inggris dengan caranya tersendiri layaknya Shinta dan Jojo di Indonesia..
So, siapa bilang jadi selebritis itu sulit?

Foto Bugil Fahrani Hasanah Peraih Piala Citra


Foto-foto selebritis Indonesia bugil selalu memiliki daya tarik di internet. Banyak yang penasaran seperti apa sih tubuh si selebritis. Jadi jangan heran, kalau ada artis Indonesia yang berani berbugil ria atau berpose vulgar, langsung cepat terkenal.

Salah satu artis yang kena gosip foto bugil adalah Fahrani. Ada 12 foto bugil yang diduga Fahrani beredar di internet. Foto tersebut diambil saat artis cantik ini sedang liburan di luar negeri. Dalam foto yang berlokasi di pantai itu, Fahrani pun tampak mesra dengan seorang bule.

Fahrani adalah artis kelahiran Jakarta, 27 September 1984. Dari dunia model dia kemudian merambah ke dunia sinetron dan film layar lebar. Debut film layar lebarnya adalah dalam film “Novel Tanpa Huruf R” pada tahun 2004. Tidak hanya di Indonesia, karir modeling Fahrani pun hingga ke luar negeri.

Pemilik tinggi 179 cm/55 kg ini, pernah menjadi nominasi sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik dalam penganugerahan Piala Vidia di FFI 2006 melalui FTV Supermodel. Di tahun 2008, Fahrani memulai debutnya sebagai pemeran utama di film “Radit dan Jani” dan meraih Piala Citra untuk Aktris Terbaik FFI 2008.

Selain “Novel Tanpa Huruf R” dan “Radit dan Jani”, Fahrani juga main dalam “Peti Mati” (2004), “Kala” (2007), “Perjaka Terakhir” (2009), dan “Taring” (2010). Selain itu ia juga membintangi beberapa serial sinetron dan menjadi model klip Sheila on 7 dan Kerispatih.

Sex Toys Mirip Kim Kardashian Beredar



Kim Kardashian tampaknya tidak senang dengan pembuatan boneka sex toy mirip dirinya. Dia pun mengancam akan mengajukan gugatan melalui kuasa hukumnya, Shawn Champman Holley.

Kardashian mengatakan, boneka yang di kotaknya ditulis memiliki payudara lebih besar-pantat seksi ini memiliki ‘daging yang lebih gelap dari ember ayam goreng’, dibuat seperti dirinya dan itu melanggar hak publisitas dirinya, seperti dikutip dari Hollyscoop.

Holley pun telah pengirim surat kepada Pipedream Products yang telah membuat boneka tersebut untuk segera berhenti memproduksinya.

Berikut isi suratnya: “Dengan ini kami meminta agar Anda segera berhenti dan berhenti semua penggunaan Ms Kardashian kemiripan pada semua produk dan iklan untuk itu. Kami menginginkan jaminan tertulis selambat-lambatnya untuk menghentikan produksi tanggal 20 September 2010. Jika jaminan Anda tidak diterima secara tepat waktu, Ms Kardashian tidak akan ragu-ragu untuk melaksanakan semua hak-haknya yang sah dan adil terhadap Anda.”

Akan tetapi, Pipedream mengatakan kemiripan boneka Kinky dengan Kim Kardashian adalah hanya kebetulan belaka.

Inilah Orang Yang Menyumbang Emas Tugu Monas



Ternyata 38 kg emas yang dipajang di puncak tugu Monumen Nasional (Monas) Jakarta, 28 kg di antaranya adalah sumbangan dari Teuku Markam , salah seorang saudagar Aceh yang pernah menjadi orang terkaya Indonesia.

Orang-Orang hanya tahu bahwa emas tersebut memang benar sumbangan saudagar Aceh. Namun tak banyak yang tahu, bahwa Teuku Markamlah saudagar yang dimaksud itu.

Itu baru segelintir karya Teuku Markam untuk kepentingan negeri ini. Karya lainnya, ia pun ikut membebaskan lahan Senayan untuk dijadikan pusat olah raga terbesar Indonesia. Tentu saja banyak bantuan-bantuan Teuku Markam lainnya yang pantas dicatat dalam memajukan perekonomian Indonesia di zaman Soekarno, hingga menempatkan Markam dalam sebuah legenda.

Di zaman Orba, karyanya yang terbilang monumental adalah pembangunan infrastruktur di Aceh dan Jawa Barat. Jalan Medan-Banda Aceh, Bireuen-Takengon, Meulaboh, Tapaktuan dan lain-lain adalah karya lain dari Teuku Markam yang didanai oleh Bank Dunia. Sampai sekarang pun, jalan-jalan itu tetap awet. Teuku Markam pernah memiliki sejumlah kapal, dok kapal di Jakarta, Makassar, Medan, Palembang. Ia pun tercatat sebagai eksportir pertama mobil Toyota Hardtop dari Jepang. Usaha lain adalah mengimpor plat baja, besi beton sampai senjata untuk militer.

Mengingat peran yang begitu besar dalam percaturan bisnis dan perekonomian Indonesia, Teuku Markam pernah disebut-sebut sebagai anggota kabinet bayangan pemerintahan Soekarno. Peran Markam menjadi runtuh seiring dengan berkuasanya pemerintahan Soeharto. Ia ditahan selama delapan tahun dengan tuduhan terlibat PKI. Harta kekayaannya diambil alih begitu saja oleh Rezim Orba. Pernah mencoba bangkit sekeluar dari penjara, tapi tidak sempat bertahan lama. Tahun 1985 ia meninggal dunia. Aktivitas bisnisnya ditekan habis-habisan. Ahli warisnya hidup terlunta-lunta sampai ada yang menderita depresi mental. Hingga kekuasaan Orba berakhir, nama baik Teuku Markam tidak pernah direhabilitir. Anak-anaknya mencoba bertahan hidup dengan segala daya upaya dan memanfaatkan bekas koneksi-koneksi bisnis Teuku Markam. Dan kini, ahli waris Teuku Markam tengah berjuang mengembalikan hak-hak orang tuanya.

Siapakah Teuku Markam ??

Teuku Markam turunan uleebalang. Lahir tahun 1925. Ayahnya Teuku Marhaban. Kampungnya Seuneudon dan Alue Capli, Panton Labu Aceh Utara. Sejak kecil Teuku Markam sudah menjadi yatim piatu. Ketika usia 9 tahun, Teuku Marhaban meninggal dunia. Sedangkan ibunya telah lebih dulu meninggal. Teuku Markam kemudian diasuh kakaknya Cut Nyak Putroe. Sempat mengecap pendidikan sampai kelas 4 SR (Sekolah Rakyat).

Teuku Markam tumbuh lalu menjadi pemuda dan memasuki pendidikan wajib militer di Koeta Radja (Banda Aceh sekarang) dan tamat dengan pangkat letnan satu. Teuku Markam bergabung dengan Tentara Rakyat Indonesia (TRI) dan ikut pertempuran di Tembung, Sumatera Utara bersama-sama dengan Jendral Bejo, Kaharuddin Nasution, Bustanil Arifin dan lain-lain. Selama bertugas di Sumatera Utara, Teuku Markam aktif di berbagai lapangan pertempuran. Bahkan ia ikut mendamaikan clash antara pasukan Simbolon dengan pasukan Manaf Lubis.

Sebagai prajurit penghubung, Teuku Markam lalu diutus oleh Panglima Jenderal Bejo ke Jakarta untuk bertemu pimpinan pemerintah. Oleh pimpinan, Teuku Markam diutus lagi ke Bandung untuk menjadi ajudan Jenderal Gatot Soebroto. Tugas itu diemban Markam sampai Gatot Soebroto meninggal dunia.

Adalah Gatot Soebroto pula yang mempercayakan Teuku Markam untuk bertemu dengan Presiden Soekarno. Waktu itu, Bung Karno memang menginginkan adanya pengusaha pribumi yang betul-betul mampu menghendel masalah perekonomian Indonesia. Tahun 1957, ketika Teuku Markam berpangkat kapten (NRP 12276), kembali ke Aceh dan mendirikan PT Karkam. Ia sempat bentrok dengan Teuku Hamzah (Panglima Kodam Iskandar Muda) karena “disiriki” oleh orang lain. Akibatnya Teuku Markam ditahan dan baru keluar tahun 1958. Pertentangan dengan Teuku Hamzah berhasil didamaikan oleh Sjamaun Gaharu.

Keluar dari tahanan, Teuku Markam kembali ke Jakarta dengan membawa PT Karkam. Perusahaan itu dipercaya oleh Pemerintah RI mengelola pampasan perang untuk dijadikan dana revolusi. Selanjutnya Teuku Markam benar-benar menggeluti dunia usaha dengan sejumlah aset berupa kapal dan beberapa dok kapal di Palembang, Medan, Jakarta, Makassar, Surabaya. Bisnis Teuku Markam semakin luas karena ia juga terjun dalam ekspor – impor dengan sejumlah negara. Antara lain mengimpor mobil Toyota Hardtop dari Jepang, besi beton, plat baja dan bahkan sempat mengimpor senjata atas persetujuan Departemen Pertahanan dan Keamanan (Dephankam) dan Presiden.

Komitmen Teuku Markam adalah mendukung perjuangan RI sepenuhnya termasuk pembebasan Irian Barat serta pemberantasan buta huruf yang waktu itu digenjot habis-habisan oleh Soekarno. Hasil bisnis Teuku Markam konon juga ikut menjadi sumber APBN serta mengumpulkan sejumlah 28 kg emas untuk ditempatkan di puncak Monumen Nasional (Monas). Sebagaimana kita tahu bahwa proyek Monas merupakan salah satu impian Soekarno dalam meningkatkan harkat dan martabat bangsa.

Peran Teuku Markam menyukseskan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Afrika tidak kecil berkat bantuan sejumlah dana untuk keperluan KTT itu.

Teuku Markam termasuk salah satu konglomerat Indonesia yang dikenal dekat dengan pemerintahan Soekarno dan sejumlah pejabat lain seperti Menteri PU Ir Sutami, politisi Adam Malik, Soepardjo Rustam, Kaharuddin Nasution, Bustanil Arifin, Suhardiman, pengusaha Probosutedjo dan lain-lain. Pada zaman Soekarno, nama Teuku Markam memang luar biasa populer. Sampai-sampai Teuku Markam pernah dikatakan sebagai kabinet bayangan Soekarno.

Sejarah kemudian berbalik. Peran dan sumbangan Teuku Markam dalam membangun perekonomian Indonesia seakan menjadi tiada artinya di mata pemerintahan Orba. Ia difitnah sebagai PKI dan dituding sebagai koruptor dan Soekarnoisme.

Tuduhan itulah yang kemudian mengantarkan Teuku Markam ke penjara pada tahun 1966. Ia dijebloskan ke dalam sel tanpa ada proses pengadilan. Pertama-tama ia dimasukkan tahanan Budi Utomo, lalu dipindahkan ke Guntur, selanjutnya berpindah ke penjara Salemba Jln Percetakan Negara. Lalu dipindah lagi ke tahanan Cipinang, dan terakhir dipindahkan ke tahanan Nirbaya, tahanan untuk politisi di kawasan Pondok Gede Jakarta Timur. Tahun 1972 ia jatuh sakit dan terpaksa dirawat di RSPAD Gatot Subroto selama kurang lebih dua tahun.

Peralihan kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto membuat hidup Teuku Markam menjadi sulit dan prihatin. Ia baru bebas tahun 1974. Ini pun, kabarnya, berkat jasa- jasa baik dari sejumlah teman setianya. Teuku Markam dilepaskan begitu saja tanpa ada konpensasi apapun dari pemerintahan Orba. “Memang betul, saat itu Teuku Markam tidak akan menuntut hak- haknya. Tapi waktu itu ia kan tertindas dan teraniaya,” kata Teuku Syauki Markam, salah seorang putra Teuku Markam.

Soeharto selaku Ketua Presidium Kabinet Ampera, pada 14 Agustus 1966 mengambil alih aset Teuku Markam berupa perkantoran, tanah dan lain-lain yang kemudian dikelola PT PP Berdikari yang didirikan Suhardiman untuk dan atas nama pemerintahan RI. Suhardiman, Bustanil Arifin, Amran Zamzami (dua orang terakhir ini adalah tokoh Aceh di Jakarta) termasuk teman-teman Markam. Namun tidak banyak menolong mengembalikan asset PT Karkam. Justru mereka ikut mengelola aset-aset tersebut di bawah bendera PT PP Berdikari. Suhardiman adalah orang pertama yang memimpin perusahaan tersebut. Di jajaran direktur tertera Sukotriwarno, Edhy Tjahaja, dan Amran Zamzami. Selanjutnya PP Berdikari dipimpin Letjen Achmad Tirtosudiro, Drs Ahman Nurhani, dan Bustanil Arifin SH.

Pada tahun 1974, Soeharto mengeluarkan Keppres N0 31 Tahun 1974 yang isinya antara lain penegasan status harta kekayaan eks PT Karkam/PT Aslam/PT Sinar Pagi yang diambil alih pemerintahan RI tahun 1966 berstatus “pinjaman” yang nilainya Rp 411.314.924,29 sebagai penyertaan modal negara di PT PP Berdikari.

Kepres itu terbit persis pada tahun dibebaskannya Teuku Markam dari tahanan.

Proyek Bank Dunia

Sekeluar dari penjara, tahun 1974, Teuku Markam mendirikan PT Marjaya dan menggarap proyek-prorek Bank Dunia untuk pembangunan infrastruktur di Aceh dan Jawa Barat. Tapi tidak satupun dari proyek-proyek raksasa yang dikerjakan PT Marjaya baik di Aceh maupun di Jawa Barat, mau diresmikan oleh pemerintahan Soeharto. Proyek PT Marjaya di Aceh antara lain pembangunan Jalan Bireuen – Takengon, Aceh Barat, Aceh Selatan, Medan-Banda Aceh, PT PIM dan lain-lain.

Teuku Syauki menduga, Rezim Orba sangat takut apabila Teuku Markam kembali bangkit. Untuk itulah, kata Teuku Syauki, proyek-proyek Markam “dianggap” angin lalu.

Teuku Markam meninggal tahun 1985 akibat komplikasi berbagai penyakit di Jakarta. Sampai akhir hayatnya, pemerintah tidak pernah merehabilitasi namanya. Bahkan sampai sekarang.

Pelecehan Se-ksual Warnai Aksi Coret Baju Kelulusan SMA


Sumber gambar : Tribunnews



Pantauan Tribunnews di berbagai daerah di Indonesia. Siswa dan Siswi Sekolah Menengah Umum meluapkan kegembiraan dengan melakukan aksi corat-coret setelah dinyatakan lulus Ujian Nasional (UN) 2011. Senin (16/5/2011).

Berbagai aksi corat-coret itu dilakukan di halaman sekolah dan berbagai lokasi termasuk di taman kota tempat jalur hijau. Namun tak disadari sejumlah siswi mendapatkan perlakukan pelecehan dari siswa teman satu sekolahnya.

Ada saja luapan kegembiraan para siswa-siswi SMU, tak hanya coret baju, ada juga yang melakukan sujud syukur dan konvoi kendaraan keliling kota dengan kendaraan roda dua. “Aksi corat-coret ini sudah ada sejak lama dan selalu berlangsung setiap tahun kelulusan,” tutur siswi pada tribunnews.com di sekolah yang berada dibilangan Blok M, Jakarta.
Sejumlah siswa SMA dan SMK kelas 12 merayakan kelulusan dengan melakukan aksi corat-coret baju seragam dan rambut di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/5/2011). Tingkat kelulusan siswa SMA dalam Ujian Nasional (UN) 2011 seluruh Indonesia sebesar 99,2 persen atau meningkat tipis dibanding tahun lalu 99,04 persen.
Jumlah siswa yang tidak lulus sebanyak 11.443 siswa atau 0,78 persen. Untuk siswa SMK di seluruh Indonesia, tingkat kelulusan lebih tinggi yaitu 99,51 persen atau 938.043 siswa. Sedangkan yang tidak lulus mencapai 4.655 siswa atau 0,49 persen. Editor : nani , Sumber : Tribunnews

Geger Penampakan Hantu di Kantor Bupati ( Pics ) Serem



Beberapa hari ini pegawai di lingkungan Kantor Bupati Pasuruan, Jawa Timur, dihebohkan dengan isu penampakan seorang perempuan berpakaian putih dan berambut panjang.

Perempuan misterius yang terekam dalam kamera itu seolah berdiri di antara meja seorang pegawai di Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Pemkab Pasuruan.
Berdasar metadata, foto yang diambil menggunakan kamera Samsung GT-S5830 dilakukan pada 5 Mei 2011 pukul 12:22:41 WIB. Belum diketaui siapa yang berhasil merekam gambar perempuan misterius tersebut. Namun belakangan ini, foto-foto ini sudah menyebar ke sejumlah karyawan Pemkab Pasuruan.
Beberapa karyawan yang ditemui, mengaku tidak percaya akan adanya penampakan tersebut. Selama ini, para karyawan tidak pernah diganggu penunggu kantor tersebut. Bahkan sekalipun harus bekerja lembur hingga tengah malam.
“Saya biasa berada dikantor hingga tengah malam. Tidak pernah ada yang mengganggu,” ujar Bob, karyawan DPKD Kabupaten Pasuruan.
Sejumlah karyawan lain mengungkapkan kepercayaannya pada tampilan foto tersebut. Pasalnya di antara mereka mengaku beberapa kali merasa terganggu berada dalam komplek perkantoran yang terkesan menyeramkan tersebut.
“Percaya tidak percaya, beberapa teman mengaku merasa merinding berada di sekitar bangunan yang terkesan seram. Apalagi jika malam hari, gelap dan makin menyeramkan,” ujar seorang karyawan.
Kemunculan perempuan misterius ini lantas dikaitkan dengan sebuah bangunan Pemkab yang terbakar pada 9 Maret 2009 lalu. Sejak saat itu, bangunan bekas penyimpanan arsip Bagian Keuangan tersebut dibiarkan mangkrak. Bahkan puing-puing yang berserakan menambah kesan angker bangunan yang hingga kini belum belum diketahui penyebab kebakarannya tersebut.
Setelah dua tahun dibiarkan mangkrak karena terbakar, kantor Pemkab Pasuruan di Jalan Hayam Wuruk Kota Pasuruan, rencananya akan diuji konstruksi. Pengujian kontruksi ini untuk mengetahui apakah puing-puing bangunan yang terbakar tersebut bisa dimanfaatkan atau tidak.
Hasil rekomendasi penelitian yang akan dilakukan Dinas Cipta Karya inilah yang dipergunakan untuk menentukan peruntukan penggunaan bangunan tersebut.
Rekomendasi Dinas Cipta Karya akan dijadikan acuan untuk penggunaan gedung tersebut. Apakah masih layak dibangun kembali atau harus dibongkar keseluruhan,” tandas Luly Noermadiono, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Kabupaten Pasuruan.

10 Cerita Ngeres Yang Kocak


1. Kuputar tubuhnya menghadap belakang. Lalu kutusuk lubang kecil nan sempit itu, tiba-tiba tubuhnya bergetar hebat… “Lagi mau nge-charge HP, eh, ada sms.”

2. Rena mengambil tisu, lalu mengelap lendir bening pacarnya itu. “Gara–gara kamu, sampe keluar gini,” kata sang pacar. “Maaf say, kamu jadi ketularan flu,” ujar Rena.

3. Benda bulat itu dipegang tante Intan, digerakkan naik-turun dengan penuh semangat, otot-ototnya pun menjadi tegang. “Ugh, capeknya angkat barbel.”

4. Cewek : “Uuh… Mas, kamu kok lama banget sih keluarnya? Aku pegel nih… cape.”

Cowok : “Maaf say, tadi dosennya ngasih tugas dulu. Udah lama di sini?”

5. Para tante mengerubungiku, seraya memaksaku mengocoknya lebih cepat, akhirnya keluar juga benda putih itu. “Arisan kali ini yang dapet tante Marni.”

6. Jariku masuk ke dalam lubang yang sempit itu. Kugesek-gesek lalu tiba-tiba jariku terasa basah oleh lendir yang bening. “Gini nih kalo ngupil pas lagi pilek… huh.”

7. Gadis muda itu berjongkok di depanku tanpa mengenakan celana dalam, ia pun menatapku dan berkata, ” Ayah… pipisnya udah.”

8. Setelah lama tawar menawar, harga disepakati. Mawar pun berkata, “Mau pake kondom ga??” Gue, “Boleh, biar ga lecet kan casingnya?”

9. “Beb, rada cepet dong genjotannya, udah mau nyampe nih…” ujar Rani. “Huff… iya beb, aku udah sekuat tenaga genjotnya nih.” Jawab Tomi sambil ngos-ngosan. “Awas ada anak kecil nyebrang!” pekik Rani panik.

10. Mulut Rani kempot saking nafsu mengenyotnya, dan benar saja, tak lama kemudian cairan kental dan manis itu tumpah dalam mulutnya. “Oh, enaknya permen blaster.”