Archive for the ‘abg pakai vibrator’ Category

Rokok tempo dulu

Inilah bungkus bungkus rokok tempo dulu…wah wah saya gak nyangka ternyata rokok rokok jaman dulu desainnya Gokil abisss..tapi ngemeng ngemeng rasanya bagaimana yah ?

daun-kawung1

daun-kawung2

djolali

ikiae1

kertas-orangmerokok

kertas-segitiga

ketua-rajat

klembak-gara-gara

klembak-sintren

kratonfull

malioboro

papier-kutjingsepatu

papier-pak-lesap2

prijaji

sinden-extra

uget-uget


Wanita Bebas Bertelanjang Dada di Portland Amerika ( Heboh ! )



PORTLAND, Puluhan perempuan yang bertelanjang dada berjalan kaki di jalanan sebuah kota di AS. Aksi mengejutkan para perempuan itu mengundang kaum pria untuk menontonnya.

Penyelenggara aksi, Ty MacDowell (20), mengatakan, yang mereka lakukan di jalanan Portland, Maine, itu merupakan bentuk protes. Tujuannya untuk menunjukkan adanya standar ganda di negara bagian Maine. Kaum pria di daerah itu, kata dia, diizinkan untuk berjalan-jalan bertelanjang dada. Namun, kaum perempuan, meskipun tidak ilegal, terlalu takut untuk bepergian dengan bertelanjang dada (topless).

Polisi mengawal puluhan perempuan itu ketika mereka memamerkan dadanya saat berjalan-jalan melintasi kota terbesar di Maine tersebut. Ratusan penonton, kebanyakan laki-laki, berhamburan untuk menyaksikan demo topless itu.

MacDowell mengatakan, ia kecewa karena banyak pria yang mengambil foto dengan ponsel mereka atas pemandangan itu. “Saya benar-benar marah dengan para pria itu, yang menonton aksi ini seperti menonton parade,” katanya seperti dikutip Telegraph.

Maine memiliki sejumlah aturan tentang ketelanjangan yang tergolong paling longgar di Amerika Serikat. Wanita di negara bagian itu diperbolehkan untuk bepergian topless, tetapi sangat sedikit yang melakukan hal itu karena takut dilirik.

Hukum tentang ketelanjangan hanya berlaku jika laki-laki atau perempuan memperlihatkan kemaluan mereka.

3 Cewek ABG Menggelar Pesta Seks Cari Bekal Mudik



Sungguh meris mendengarnya, hanya demi uang sangu (bekal) Mudik, para remaja belia ini menodai kesucian bulan Ramadhan. Bukannya banyak beribadah, lima pria dan tiga cewek ABG justru menggelar pesta seks. Ironisnya, alasan mereka justru mencari uang untuk mudik Lebaran. Selain mengamankan para pelaku, polsi juga mengamankan satu botol minuman bersoda yang diduga dioplos dengan minuman beralkohol. Kanit Reskrim Polsek Gedangan, Aiptu Tri Tiko GH mengatakan, penggerebekan dilakukan di sebuah rumah kos di Desa/Kecamatan Gedangan.

Pesta seks ini diikuti YA (18), seorang cewek asal Desa Kedung Baruk Kecamatan Wajak, Malang, yang berpasangan dengan Gl (25), cowok asal Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lainnya adalah AF (16), cewek warga Desa Talang Kecamatan Sendang, Tulungagung.

AF melayani dua pria ABG sekaligus, yakni LSD (23), asal Jogoroto Kecamatan Diwek Jombang, serta DS (21), warga Desa Keboansikep Kecamatan Gedangan. AF dianggap sebagai inisiator pesta seks ini setelah dia terdesak untuk mendapatkan uang sebagai bekal mudik ke desanya. Sementara tiga lainnya adalah SM (18), seorang cewek asal Lemahputro Sidoarjo; YH (25), warga Keboansikep Gedangan dan TF (23), asal Diwek, Jombang.

“Mereka digerebek setelah ada informasi dari warga,” ujar seorang penyidik Polsek Gedangan, Selasa (7/9). Mereka secara bergantian dan berganti pasangan melakukan hubungan layaknya suami istri. Pesta para remaja ini digelar mulai Senin (6/9) malam pukul 20.00 WIB. AF sendiri yang awalnya menawarkan tubuhnya kepada LSD. Syaratnya dengan imbalan uang Rp 300.000. Alasannya uang itu akan dia pergunakan untuk mudik Lebaran.

AF mengenal LSD setelah dikenalkan YA, teman sekerja sebagai pelayan sebuah kafe di kawasan Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Gayung bersambut. AF lalu diminta datang ke sebuah rumah kos yang ditunjuk oleh LSD di Desa Gedangan. Bersama SM dan YA, AF lalu mendatangi rumah kos dimaksud. Saat ketiganya datang, sudah ada lima orang lainnya menenggak miras jenis oplosan. Kedua gadis belia ini, YA dan AF, ikut menenggak miras hingga mabuk.

Pesta miras ini berlanjut ke pesta seks. YA dan GL masuk satu kamar. Sedangkan AF bergantian melayani LSD dan DS. Saat polisi menggerebek rumah kos itu, AF masih dalam kondisi bugil. Dia tak sadar meski tanpa sehelai kain di tubuhnya. “Saya tak ingat apa-apa setelah ikut minum,” kata AF lirih, di Mapolsek Gedangan.

Saat kelima remaja itu main seks, ketiga remaja lainnya, yakni SM, TH, dan TF, hanya merokok di luar kamar kos berukuran 2 X 3 meter tersebut. Iringan musik keras mengiringi pesta seks tersebut. Meski lampu dipadamkan, desahan kelima remaja tersebut terdengar jelas. Delapan remaja ini pun sontak kaget saat sejumlah polisi datang di rumah kos tersebut, pukul 22.00 WIB.

Kondisi Bugil

Di depan penyidik, AF mengaku bersedia diajak tidur dua lelaki tak dikenalnya karena butuh uang untuk mudik ke Tulungagung. Dia mengaku bingung karena menjelang pulang kampung, tak mengantongi uang seperpun. “Sedangkan saya baru dua hari bekerja di kafe,”ujarnya menyesal. Kanitreskrim Polsek Gedangan Aiptu Tritiko, mengatakan penggerebekan tersebut setelah warga sekitar melapor polisi. Warga curiga ada pasangan muda-mudi berkumpul hingga malam hari. “Begitu kami tindaklanjuti, ternyata ada pesta,”katanya, Selasa (7/9).

Dia menyatakan, ke delapan remaja ini terancam menjadi tersangka. Untuk penanganan kasus ini selanjutnya, pihaknya menyerahkan ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sidoarjo. Dia menyatakan polsek tidak punya penyidik yang menangani kasus kategori tersebut. Menurut informasi masyarakat, kos-kosan yang dikenal bebas milik tuan Gurung asal Kupang Segunting Surabaya itu kerap dijadikan tempat pesta kaum muda-mudi.

“Setelah kami lakukan pengintaian dan digrebek, ternyata mereka sedang pesta seks. Sebelum pesta, para pelaku juga pesta minum terlebih dahulu,” ujar Tritiko. Saat digerebek petugas, kondisi anak muda yang masih usia produktif itu dalam kondisi bugil. Tri Tiko juga menyatakan para ABG itu selanjutnya akan diserahkan ke PPA Polres Sidoarjo untuk dilakukan penyidikan. Untuk penjual minuman yang disamarkan dengan minuman soda juga akan dilakukan pemeriksaan karena mengandung alkohol. “Selain itu tidak dibenarkan berjualan minuman di bulan puasa seperti ini,” tegasnya.

Facebook Menjadi Ajang Pelacuran ABG




Situs jejaring sosial, Facebook mulai beralih fungsi, dari sekedar situs pertemanan menjadi situs untuk menjual diri dan menawarkan seks. Poltabes Surabaya berhasil mengungkap prostitusi anak baru gede (ABG) lewat Facebook pada tanggal 31 Januari 2010. Polisi berhasil menangkap dua tersangka yang diduga mucikari yang berperan sebagai perantara pelacuran ABG. Hasil penyelidikan terungkap, ada 25 ABG yang menjadi pelaku prostitusi ini. Lima diantaranya telah diperiksa pihak kepolisian dan menurut pengakuan mereka, praktek prostitusi via Facebook ini sudah berlangsung sekitar dua bulan lamanya.
Mengapa fenomena pelacuran via Facebook ini bisa terjadi? Apa yang melatarbelakangi kejadian ini? Mengapa para ABG secara sadar menyediakan diri untuk pelayanan seks komersil? Menurut analisa penulis ada beberapa faktor yang mendorong munculnya fenomena di atas. Pertama, fenomena di atas merupakan salah satu sisi gelap dari globalisasi, komersialisasi dan modernisasi. Dimana situasi dan tuntutan hidup semakin tinggi, dan harga diri dinilai berdasarkan kepemilikan materi yang mencirikan modernisasi seperti handphone, laptop, fashion bermerk, dan barang-barang mewah lainnya.
Setiap hari, para ABG ini diterpa tayangan-tayangan iklan baik di media massa maupun TV, disuguhi tontonan sinetron dan film yang menampilkan kehidupan serba mewah, sehingga secara sadar atau pun tidak, mereka meniru dan menginternalisasi nilai-nilai materialisme ini dalam cara pandang hidup mereka. Bagi mereka, satu-satunya cara untuk hidup bahagia dan mendapatkan penghargaan dari sebayanya adalah melalui kepemilikan materi yang serba mewah dan modern.
Kedua, ABG merupakan masa pra-remaja dimana perkembangan fisik, emosi, dan sosialnya masih labil. Mereka ini sedang melewati masa transisi, dimana pembentukan identitas diri sedang terbentuk. Dengan tujuan mencapai sebuah identitas diri yang solid dengan didasarkan pada sejauhmana teman-teman sebayanya menghargainya maka mereka bisa melakukan apa saja untuk memenuhi identitas dirinya tersebut. Salah satu cara yang paling nyata adalah dengan melengkapi diri mereka dengan berbagai pernak-pernik benda yang mencirikan modernisasi seperti handphone tercanggih, atau fashion bermerk untuk melejitkan identitas diri mereka di kalangan teman sebayanya.
Dengan menunjukkan bahwa mereka memiliki semua pernak-pernik modernisasi ini, maka harga diri mereka pun semakin tinggi di mata teman sebayanya. Ketika orang tua mereka tidak mampu memenuhi semua kebutuhan identitas modern ini, maka mereka akan mencari cara lainnya yang bisa memenuhi kebutuhan akan identitas mereka ini.
Dari sisi emosi, para ABG ini mudah sekali terpengaruh oleh situasi lingkungan teman sebayanya. Mereka bisa bertindak nekad, tanpa memikirkan resiko dari tindakannya. Mereka juga ingin memperoleh segala sesuatunya secara cepat dan serba instan, kalau bisa tidak perlu bersusah payah tetapi mampu mendapatkan apa yang diinginkannya dengan mudah. Situasi emosi seperti inilah yang memicu mereka terjerumus dalam pelacuran dengan menawarkan seks untuk mendapatkan uang dengan mudah. Dengan uang yang diperoleh maka mereka bisa mengapai identitas dirinya yang serba mewah, modern, dan fashionable.
Dari sisi sosial, mereka lebih mengarah pada kelompok sebayanya, mengikuti trend di kelompok sebayanya, bahkan mereka lebih memilih cara hidup teman sebayanya dibandingkan cara hidup yang diajarkan dalam keluarganya. Beberapa ABG yang terlibat kasus pelacuran ini, menurut hasil penyidikan Polisi mengungkapkan bahwa mereka mengenal dan terlibat dalam praktek pelacuran via facebook ini melalui teman dekatnya yang juga ikut menjajakan seks. Mereka lebih memperhatikan dan meyakini apa yang dikatakan teman sebayanya, dalam kondisi tekanan teman sebaya ini mereka tidak mampu secara tegas menolak pengaruh negatif teman sebayanya (peer group pressure).
Faktor ketiga, gagalnya internalisasi nilai-nilai luhur dan agama dalam keluarga yang menyebabkan terbentuknya kepribadian bebas-nilai dan mengambang. Ketika mereka telah berfokus pada lingkungan sebayanya, maka nilai-nilai yang ditawarkan oleh lingkungan sebaya dan budaya global menjadi sumber utama dari proses internalisasi nilai ini. Celakanya, ketika mereka masuk dalam lingkungan sebaya yang lebih mementingkan nilai-nilai hedonism- materialism yang serba instan, maka nilai-nilai itulah yang meresap dan menjadi cara pandang hidup mereka.
Untuk itu internalisasi nilai-nilai luhur dan agama ini menjadi sangat penting dalam membentuk kepribadian yang kuat dan berprinsif luhur, sehingga mereka tidak mudah terjebak dalam cara hidup yang salah. Internalisasi nilai ini juga sangat penting dalam merubah cara pandang ABG dari pengaruh nilai-nilai serba instan dan mementingkan aspek materi. Nilai-nilai spiritual perlu juga dibentuk dalam identitas diri ABG, sehingga mereka menempatkan nilai spiritual sebagai dasar dari penghargaan identitas dirinya. Sebagai contoh mereka lebih meyakini bahwa dengan bertindak jujur maka identitas dirinya menjadi lebih berharga dan penting, dan untuk itu identitas diri tidak didasarkan pada kepemilikan materi semata.
Inilah beberapa faktor yang menurut penulis menjadi penyebab dari munculnya fenomena pelacuran ABG di atas. Remaja mudah sekali terjerumus dalam prostitusi melalui berbagai media yang ada, baik itu melalui Facebook, chating, email atau pun via handphone. Facebook hanyalah salah satu media online yang digunakan ABG untuk melancarkan praktek prostitusinya. Jadi mungkin anda semua pernah menemukan salah satu dari ABG ini yang menawarkan seks di Facebook. Semoga jadi renungan kita semua.

Pelecehan Se-ksual Warnai Aksi Coret Baju Kelulusan SMA


Sumber gambar : Tribunnews



Pantauan Tribunnews di berbagai daerah di Indonesia. Siswa dan Siswi Sekolah Menengah Umum meluapkan kegembiraan dengan melakukan aksi corat-coret setelah dinyatakan lulus Ujian Nasional (UN) 2011. Senin (16/5/2011).

Berbagai aksi corat-coret itu dilakukan di halaman sekolah dan berbagai lokasi termasuk di taman kota tempat jalur hijau. Namun tak disadari sejumlah siswi mendapatkan perlakukan pelecehan dari siswa teman satu sekolahnya.

Ada saja luapan kegembiraan para siswa-siswi SMU, tak hanya coret baju, ada juga yang melakukan sujud syukur dan konvoi kendaraan keliling kota dengan kendaraan roda dua. “Aksi corat-coret ini sudah ada sejak lama dan selalu berlangsung setiap tahun kelulusan,” tutur siswi pada tribunnews.com di sekolah yang berada dibilangan Blok M, Jakarta.
Sejumlah siswa SMA dan SMK kelas 12 merayakan kelulusan dengan melakukan aksi corat-coret baju seragam dan rambut di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/5/2011). Tingkat kelulusan siswa SMA dalam Ujian Nasional (UN) 2011 seluruh Indonesia sebesar 99,2 persen atau meningkat tipis dibanding tahun lalu 99,04 persen.
Jumlah siswa yang tidak lulus sebanyak 11.443 siswa atau 0,78 persen. Untuk siswa SMK di seluruh Indonesia, tingkat kelulusan lebih tinggi yaitu 99,51 persen atau 938.043 siswa. Sedangkan yang tidak lulus mencapai 4.655 siswa atau 0,49 persen. Editor : nani , Sumber : Tribunnews

ABG MAsuk UGD Gara-gara sex Vibrator

abg pakai vibrator, abg masturbasi pakai alat bantu sex , abg masturbasi di kamar mandi bugil , download bokep abg masturbasi pakai jari



Seorang gadis cantik masuk ke ruang UGD di sebuah RS.

Dokter : Nona sakit apa….?

Wanita : Ada vibrator tertinggal di vagina saya.

Dokter : Tenang ya, akan saya cabut alatnya.

Wanita : Jangan dicabut Dok!. Ganti baterenya aja….