Archive for the ‘koran’ Category

Kisah Wanita Pecandu Aborsi

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

434100

Puerto Rico, Mendengar kisah seorang wanita asal Puerto Rico yang melakukan 15 kali aborsi dalam 15 tahun akan terasa sangat miris dan menyedihkan. Irene Vilar, wanita yang menulis buku Impossible Motherhood itu pun dijuluki sebagai wanita pecandu aborsi.

Irene Vilar adalah wanita yang terlahir di Puerto Rico pada tahun 1974, dimana saat itu sebanyak 37 persen wanita yang sudah berkeluarga dimandulkan untuk berpartisipasi dalam sebuah studi yang dilakukan Amerika tentang pemakaian pil aborsi.

Wanita yang mengaku telah melakukan 15 kali aborsi dalam 15 tahun itu dilahirkan dari keluarga berantakan. Ibunya adalah seorang pecandu dan pernah menjalani operasi saluran kemih yang memicunya depresi dan akhirnya meninggal dunia karena bunuh diri. Ayah dan kedua kakak laki-lakinya pun merupakan pecandu heroin.

Pada saat duduk di bangku kuliah, Vilar bertemu dengan seorang profesor berumur 50 tahun yang akhirnya menjadi suaminya. Pernikahannya tidak berjalan dengan baik karena sang suami tidak pernah ingin memiliki anak. Ia percaya bahwa memiliki anak hanya akan menghilangkan keinginan dan kemampuan seksualnya.

Selama pernikahannya dengan sang suami yang lebih tua 34 tahun darinya, vilar sudah melakukan 12 kali aborsi. Sejak awal, suaminya selalu berkata bahwa ia menyukai wanita muda dan tidak gampang sakit hati. Ia pun mengatakan bahwa wanita yang punya anak hanya akan menjadi korban gender dan tidak bisa menikmati kebebasan.

Vilar pun menjadi stres dan selalu mencoba membunuh jabang bayi yang dikandungnya setiap kali ia hamil. Namun anehnya, ketika ia sudah berhasil menggugurkan kandungannya, ia jadi ketagihan untuk melakukannya lagi. Ia merasa harus melakukan sesuatu untuk melukai dirinya sendiri.
“Saya selalu mengonsumsi pil aborsi setiap kali hamil. Tapi setelah aborsi yang ke-9 dan 10, saya merasa ada sesuatu yang kurang jika tidak melakukannya lagi. Lalu ketika hamil lagi, saya merasa senang karena dapat melakukan aborsi lagi,” ujar Vilar seperti dikutip dari Jezebel, Jumat (9/10/2009).

Vilar akhirnya mengakhir perkimpoiannya dengan sang professor pada tahun ke-8 pernikahannya. Ia merasa tidak tahan lagi dengan sikap suaminya yang narsis dan suka mengatur.
Ia pun mengaku bahwa keberaniannya membuat buku yang berjudul Impossible Motherhood terinspirasi dari kisah keluarganya yang sebagian besar pecandu narkoba dan juga keadaan ekonominya yang terpuruk.
Namun dalam bukunya itu banyak pertanyaan yang tidak terjawab seperti bagaimana ia bisa hamil beberapa kali? Apa yang terlintas di kepalanya saat melakukan aborsi atau sudah pernahkah ia mencoba cara lain untuk mencegah kehamilan seperti pemakaian kondom?

Para ahli mengatakan bahwa Vilar mungkin mengalami gangguan mental. Namun mereka tidak terlalu terkejut dengan kasus yang dialami Vilar, karena hampir 10 persen wanita yang melakukan aborsi berulang-ulang, biasanya akan kecanduan dan terus melakukannya lagi.
Meskipun Vilar merasa tindakannya sudah membuatnya ketagihan, namun ia merasa sangat terganggu dan tidak ingin ada orang lain yang melakukan hal yang sama seperti dirinya.

*Hanya orang-orang tak waras yang mau mengaborsi anaknya*

Ingin Hamil ? Minum Saja Air Seni Ibu Hamil

Belanda mengekspor air seni ibu hamil untuk dijadikan obat bagi wanita yang ingin hamil. Cathy, salah seorang ibu hamil pendonor air seninya, bisa mendapatkan delapan botol air seni setiap pekannya. Sopir-sopir akan mengumpulkan botol-botol para ibu yang turut serta dalam program “Ibu untuk Ibu” di seluruh Belanda. Air seni itu kemudian dibawa ke pabrik farmasi MSD di Boxtel.

Sekitar 30 ribu liter air seni diterima setiap pekannya oleh perusahaan farmasi di Boxtel. Dalam kardus-kardus biru, botol-botol berisi air seni itu diletakkan di ban berjalan. Mesin kemudian secara otomatis akan memeriksa apakah isinya baik.

Air seni itu kemudian dituang ke sebuah ketel besar dan didinginkan. Proses berikutnya adalah hormon dari air seni itu dikeluarkan melalui cara khusus. Puluhan ribu liter air seni yang dikumpulkan itu akhirnya hanya menjadi sejumlah kecil hormon. “Minggu itu kami punya sekitar 100 liter hcg ekstrak. Bahan dasar hormon itu diolah lebih lanjut di pabrik di Oss untuk menjadi bahan dasar untuk membuat Pregnyl,” sebut pegawai MSD.

Persediaan hormon ini diolah lebih lanjut di Oss untuk akhirnya dijual ke seluruh dunia kepada para perempuan yang butuh bantuan untuk bisa hamil, seperti Hetty Vervaart. Saluran telurnya tersumbat sehingga ia tidak bisa hamil secara normal. Melalui injeksi hormon seperti Pregnyl, maka sel-sel telurnya bisa matang dan lepas.

Melalui pembuahan tabung IVF, ia butuh satu setengah tahun untuk hamil. “Secara emosi sulit bagi saya. Setiap bulan menunggu berdebar-debar apa hasilnya, apalagi kalau mengikuti program IVF. Sangat emosional. Saya berusaha segala cara, juga cara ini. Saya punya anak bayi perempuan yang cantik sekali, dia sekarang berumur delapan bulan,” kata Hetty.

Anak Kecil Dapat Membungkam Dunia selama 6 Menit

Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki, seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children’s Organization ( ECO ).



ECO sendiri adalah sebuah kelompok kecil anak yg mendedikasikan diri untuk belajar dan mengajarkan pada anak” lain mengenai masalah lingkungan.

Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB, dimana pada saat itu Severn yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa pemimpin dunia terkemuka.

Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang sidang penuh dengan orang terkemuka yg berdiri dan memberikan tepuk tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun.

Inilah Isi pidato tersebut: (Sumber: The Collage Foundation)

Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O – Enviromental Children Organization Kami adalah kelompok dari Kanada yg terdiri dari anak-anak berusia 12 dan 13 tahun, yang mencoba membuat perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk bisa datang kesini sejauh 6000 mil untuk memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, hari ini di sini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja. Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi semua generasi yg akan datang. Saya berada disini mewakili anak-anak yg kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar. Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan habitatnya. Kami tidak boleh tidak di dengar. Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubangnya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara. Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker. Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang-binatang dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap harinya – hilang selamanya. Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang-binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu-kupu. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal-hal tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya. Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah-masalah kecil ini ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang? Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahannya. Tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda sekalian juga sama seperti saya! Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita. Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai asalnya. Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang telah punah. Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala di tempatnya, yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya. TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA! Disini anda adalah delegasi negara-negara anda. Pengusaha, anggota perhimpunan, wartawan atau politisi – tetapi sebenarnya anda adalah ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi – dan anda semua adalah anak dari seseorang. Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di planet yang sama – perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal tersebut. Saya hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk tujuan yang sama. Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan. Di negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan. Kami membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang. Walaupun begitu tetap saja negara-negara di Utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan. Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi. Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan dan papan yang berkecukupan – kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer dan perlengkapan televisi. Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak-anak yang hidup di jalanan. Dan salah satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: ” Aku berharap aku kaya, dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak-anak jalanan makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal, cinta dan kasih sayang ” . Jika seorang anak yang berada dijalanan dan tidak memiliki apapun, bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah? Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar, bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak-anak yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India . Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa jika semua uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini. Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak, anda mengajarkan kami untuk berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain, untuk mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan; untuk tidak menyakiti makhluk hidup lain, untuk berbagi dan tidak tamak. Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut? Jangan lupakan mengapa anda menghadiri konperensi ini, mengapa anda melakukan hal ini – kami adalah anak-anak anda semua. Anda sekalianlah yang memutuskan, dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan mengatakan, ” Semuanya akan baik-baik saja , ‘kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan dan ini bukanlah akhir dari segalanya.” Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda semua? Ayah saya selalu berkata, “Kamu akan selalu dikenang karena perbuatanmu, bukan oleh kata-katamu”. Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari. Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami. Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata-kata tersebut.

Foto Dewi Persik Di Gendong Pacarnya di Kolam Renang

Baru-baru ini dalam beberpa forum terlihat foto renang dewi persik bersama seorang laki-laki tak diketahui identitasnya yang lumayan menghebohkan, beberapa saat mereka menyebutnya sebagai foto selingkuh dewi persik yang entah darimana datangnya foto hot dewi persik ini. Namun bolehlah disini kita berbagi untuk sekedar tahu apa yang sedang dilakukan dewi persik si heboh penyuka sensasi itu.

Gadis SMA Dipaksa Telanjang dan Diinterogasi Sambil Digerayangi

Gadis Idola – Intip Celana Dalam & Toket Julia Perez

Beginilah penampilan artis hot yang satu ini. Di saat sedang konser tanpa sengaja, celana dalam dan bra Intip Celana Dalam Cewek Seksi Saat Naik Sepeda …

Malang sekali gadis SMA yang satu ini, dia mendapatkan pelecehan seksual dari SPK. Berikut artikel lengkapnya dari kompas!

Jajaran Polres Gresik tercoreng oleh ulah seorang anggotanya, Briptu GWK, yang bertugas di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) di Mapolsek Dukun. Polisi muda itu diduga melakukan pelecehan seksual terhadap Maya (nama samaran), gadis berusia 16 tahun yang juga siswi sebuah SMA di Dukun.

Akibat dugaan pelecehan seksual itu, kini Maya menjadi pendiam dan bahkan traumatik apabila berhadapan dengan orang yang tidak dikenalinya. Sementara itu, oknum polisi tersebut kini sedang diperiksa di Mapolres Gresik.

Informasi yang dikumpulkan Surya menyebutkan, kasus ini bermula ketika korban tengah berpacaran dengan kekasihnya di pertigaan Desa Petiyen, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, pada malam akhir pekan lalu. Tiba-tiba keduanya dikagetkan dengan kedatangan anggota kepolisian yang tengah patroli.

Sejoli itu lantas dibawa ke Mapolsek Dukun untuk dimintai keterangan. Semula, pemeriksaan berjalan wajar. Saat Briptu GWK datang, ia langsung meminta Maya untuk melucuti pakaiannya.

Karena diperintah polisi berpakaian seragam, korban takut dan menuruti saja sampai akhirnya ia hanya mengenakan pakaian dalam di hadapan oknum polisi tersebut. Melihat tubuh molek, oknum polisi itu lalu mendekat dan menggerayangi bagian vital tubuh korban.

Puas menggerayangi, oknum petugas itu akhirnya melepaskan kedua remaja tersebut karena tidak memiliki landasan hukum untuk menahan keduanya. Begitu sampai di rumah, korban yang semula periang itu berubah menjadi pendiam. Demikian juga saat di sekolah. Korban selalu menghindar bergaul, terutama dengan teman lelakinya.

Tingkah laku korban ini akhirnya diketahui teman-temannya. Tampaknya karena tidak kuat menahan beban psikologis, korban kemudian menceritakan kasus yang dialaminya. Cerita korban inilah, yang lantas menyebar luas ke masyarakat.

Koordinator Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Gresik, Nur Khosiah, membenarkan adanya kabar tentang kejadian itu. Namun, dia belum menerima laporan secara resmi dan permintaan bantuan pendampingan yang diajukan korban maupun keluarganya.

“Secara lisan, mereka (korban) memang sudah menghubungi kami, namun pemberitahuan tertulis belum kami terima. Mereka berjanji datang hari ini (kemarin, Red) ke tempat kami. Jika sudah kami terima, kami akan laporkan kasus ini ke Polres Gresik,” kata Nur Khosiah melalui telepon selulernya, Jumat (5/3/2010).

Ketika dihubungi Surya, Kapolres Gresik, AKBP Rinto Djatmono membenarkan, adanya kasus yang menyangkut anggotanya. “Yang bersangkutan sekarang tengah diperiksa Unit P3D (Pelayanan Pengaduan dan Penegakan Disiplin),” ujarnya.

Kapolres menambahkan, korban juga diperiksa di unit P2A (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satuan Reskrim Polres Gresik, Jumat (5/3) malam.

Meski pemeriksaan terhadap anggotanya belum tuntas, namun mantan Kapolres Nabire, Papua, ini sudah bisa mengungkapkan bahwa kejadian bermula ketika korban dan kekasihnya berpacaran di sebuah jalan di Desa Petiyen, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan. Saat itu, keduanya dipergoki petugas dari Polsek Solokuro yang tengah patroli kawasan di perbatasan Gresik-Lamongan tersebut.

Setelah sempat diperiksa di tempat, akhirnya keduanya diserahkan ke Polsek Dukun karena keduanya tercatat sebagai warga Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik. Tatkala diperiksa di Mapolsek Dukun inilah, ujar kapolres, anggotanya diduga melakukan perbuatan yang melecehkan tersebut.

Kendati Briptu GWK diperiksa, namun yang bersangkutan belum ditahan. Sebab, tahanan yang merupakan sanksi itu, baru dikenakan setelah yang bersangkutan secara resmi dinyatakan bersalah dalam sidang hukuman disiplin (kumplin).

“Sidang kumplin baru akan digelar setelah berkas perkaranya selesai,” tambah Rinto Djatmono. Mengenai sanksi terhadap anggotanya itu, kapolres yang alumnus Akpol 1991 itu memastikan ada tindakan tegas, tergantung derajat kesalahannya.

“Nanti akan kita lihat hasil pemeriksaan. Sanksi yang dijatuhkan akan didasarkan pada kesalahan yang dibuat,” tukas AKBP Rinto Djatmono. (san) Editor: Abi |

Sumber : http://regional.kompas.com/read/2010/03/06/09392389/Dipaksa.Telanjang..Diinterogasi.Sambil.Digerayangi

Wanita Ini Dipecat Dari Citibank Karena Bertubuh Seksi

sekertaris bugil, sekertaris seksi ,sekertaris montok , selingkuh dg sekertaris , ngentot dengan sekertaris kantor , sekertaris mulus



Memiliki tubuh molek, tak selamanya mendatangkan keberuntungan. Hal itu dialami seorang wanita asal Amerika Serikat. Debbie Lorenzana mengaku dia harus kehilangan pekerjaannya di Citibank karena para pria yang bekerja disana tidak tahan dengan tubuhnya yang seksi.

Lorenzana yang berusia 33 tahun itu adalah orangtua tunggal. Dia mengatakan, memiliki prestasi dan penghargaan tinggi dari perusahaan yang pernah mempekerjakannya.

Wanita itu mengaku, bosnya di cabang Citibank di Chrysler Building di Manhattan mengaku tidak bisa berkonsentrasi karena dirinya terlalu seksi.

Lorenzana mengaku dia tidak diperbolehkan menggunakan baju kerah tinggi, celana model pensil atau seragam kerja yang pas dibadan. Dia kemudian meminta perpindahan tempat kerja dan sempat disetujui, namun akhirnya dia dipecat.

Fox 5 News berusaha menghubungi pihak Citibank untuk mendapatkan keterangan, namun hingga Rabu sore belum ada balasan.

‘Buaya Darat’ di bugili dan nyaris kemaluan kena potong


KUALA LUMPUR: Seorang lelaki ‘buaya darat’ mungkin tidak akan melupakan pembalasan diterimanya selepas kemaluannya nyaris dipotong oleh waris enam daripada 10 gadis, kebanyakannya siswi institusi pengajian tinggi (IPT) dari sekitar Lembah Klang yang pernah diperdaya, termasuk diragut ‘kesucian’, sejak dua tahun lalu.
Malah, sebagai balasan atas perbuatan durjananya terhadap gadis berkenaan sebelum ini, gambar lelaki terbabit dalam keadaan berbogel turut dirakam untuk menyedarkannya dan memastikan dia tidak mengulangi tindakan sama.
Dia yang berusia lingkungan 30-an dan dipercayai mengamalkan pelbagai ajaran dan ilmu kebatinan berkaitan wanita, akhirnya kecundang selepas waris keenam-enam keluarga terbabit berpakat ‘menuntut pembelaan’.
Akibatnya, 15 telefon bimbit mengandungi pelbagai gambar bogel gadis ditidurinya dibuang, manakala dia dibogelkan di satu kawasan sebelum kemaluannya cuba dipotong, selain beberapa barangan pelik miliknya dirampas.
Bagaimanapun, kejantanan lelaki terbabit tidak diusik apabila ada ahli keluarga mangsa enggan melampaui undang-undang, selain memikirkan nasib isteri dan dua anaknya yang masih bergantung hidup kepadanya.
Wakil kumpulan itu yang mahu dikenali sebagai Haji Ali, 45, (bukan nama sebenar) berkata, mereka mengambil tindakan sendiri selepas berbincang dan mendapati kesukaran menyerahkan kes itu kepada pihak berkuasa kerana dakwaan mangsa diperkosa sukar dibuktikan disebabkan kebanyakannya mengikut lelaki itu ke hotel secara sukarela.
Oleh kerana khuatir ramai gadis lain akan menjadi mangsa, katanya, gadis yang pernah menjadi mangsa lelaki itu bertekad ‘memberi pengajaran’ kepadanya, terutama selepas dara mereka diragut dan wang dibekalkan keluarga dihabiskan lelaki itu.
Mereka mengupah sekumpulan samseng sambil dibantu ahli keluarga masing-masing menjejaki lelaki itu sebelum terserempak dengannya berhampiran sebuah hotel di Cheras ketika suspek dalam perjalanan ke hotel bersama seorang gadis lain.
Dalam kejadian jam 8 malam Khamis lalu itu, kereta lelaki terbabit dihalang sebelum dia dipaksa turun dan dibawa ke satu tempat untuk ‘disoal siasat’ akibat perbuatan dilakukannya sebelum ini.
“Ketika disoal, lelaki yang bekerja sebagai peniaga aksesori telefon itu mengaku memperdaya sekurang-kurangnya 10 gadis, semuanya melalui laman sosial Facebook.
“Kebanyakan mangsa adalah siswi dan mereka yang bekerja, dan kegiatannya dilakukan sejak dua tahun lalu selepas dia dipercayai mengamalkan pelbagai ilmu kebatinan berdasarkan barangan yang ditemui dalam kereta,” katanya.
Menurutnya, lelaki berkenaan bernasib baik kerana ada ahli keluarga gadis yang menjadi mangsa berfikiran rasional dan memikirkan masa depannya, malah ketika disoal, dia mengaku akan bertaubat dan tidak akan mengulangi perbuatan sama.
“Memang dia boleh menipu kami jika dia mahu, tetapi dia harus ingat kami juga boleh mencarinya jika kami mahu seperti yang berlaku pada malam kejadian,” katanya.
Seorang mangsa, Nurhaslinda Omar, 25, (bukan nama sebenar) berkata, dia bertindak nekad mencari kenalan lelaki berkenaan melalui laman sosialnya sebelum mereka berhubung antara satu sama lain selepas geram dengan apa yang berlaku terhadapnya.
“Selepas mengambil barangan berharga seperti barangan kemas, kad bank dan juga wang tunai, saya ditinggalkan begitu saja, malah beberapa kenalan ditemui dalam laman sosialnya turut mengalami nasib sama.
“Selain ‘dikikis’, kami dijadikan mangsa memuaskan nafsu, malah ada antara kami dirakam gambar mereka sebagai bahan pornografi, menyebabkan kami akhirnya sepakat untuk ‘bertindak’ dan memaklumkan keluarga.
“Saya percaya dia menggunakan barangan bagi tujuan memukau gadis supaya menurut segala kemahuannya meskipun pertama kali bertemu,” katanya.
Yang pasti, katanya, lelaki berkenaan menjadikan Facebook sebagai ‘lombong’ mencari gadis cantik atau golongan berada berdasarkan profil yang biasanya tertera pada laman sesawang itu.
“Pada awal perkenalan, si gadis akan ditabur dengan timbunan wang ringgit disimpan pada but kereta supaya pandangan gadis dikaburi wang ringgit dan akur menemani dia bergembira, namun selepas dia puas bersama mereka, dia pasti meninggalkan si gadis,” katanya.
sumber : myMetro