Archive for the ‘monyet’ Category

Monyet Yang Bisa Berciuman Seperti Manusia !

type=’html’>

wah sepertinya sudah dilatih tuh monyet

Foto-foto Monyet Sedang Meditasi

type=’html’>

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Funny Monkey With Meditation Style

Monyet Bisa Juga Jadi Pelayan

Monyet-monyet ini bekerja sebagai pelayan dan melayani tamu dan pelanggan restoran sungguhan. Mereka bekerja giat sekadar untuk mendapatkan kacang kedelai sebagai bonus di sela-sela makan pokoknya.


Kedua monyet pelayan ini adalah bintang tamu di kedai Kayabukiya, sebuah “rumah sake” tradisional yang terletak di utara Tokyo.

Yat-chan dan Fuku-chan melayani minuman pelanggan dan handuk panas untuk membersihkan tangan mereka sebelum mereka memesan, sesuai dengan adat Jepang, dan kacang kedelai diberikan sebagai tips yang mereka dapatkan untuk makanan di bawah-waktu makan mereka.

Misteri Mistis Gunung Raung

Keangkeran Gunung Raung sudah terlihat dari nama-nama pos pendakian yang ada, mulai dari Pondok Sumur, Pondok Demit, Pondok Mayit dan Pondok Angin. Semua itu mempunyai sejarah tersendiri hingga dinamakan demikian.



Pondok Sumur misalnya, katanya terdapat sebuah sumur yang biasa digunakan seorang pertapa sakti asal Gresik. Sumur dan pertapa itu dipercaya masih ada, hanya saja tak kasat mata. Di Pondok Sumur ini, saat berkemah,juga terdengar suara derap kaki kuda yang seakan melintas di belakang tenda.


Selanjutnya Pondok Demit, disinilah tempat aktivitas jual-beli para lelembut atau dikenal dengan Parset (Pasar Setan). Sehingga, padaMore… hari-hari tertentu akan terdengar keramaian pasar yang sering diiringi dengan alunan musik. Lokasi pasar setan terletak disebelah timur jalur, sebuah lembah dangkal yang hanya dipenuhi ilalang setinggi perut dan pohon perdu.


https://i1.wp.com/www.siaganews.com/images/berita/normal/474503-11470302112010@raung.jpg
Pondok Mayit adalah pos yang sejarahnya paling menyeramkan, karena dulu pernah ditemukan sesosok mayat yang menggantung di sebuah pohon. Mayat itu adalah seorang bangsawan Belanda yang dibunuh oleh para pejuang saat itu.


Tak jauh dari Pondok Mayit, adalah Pondok Angin yang juga merupakan pondok terakhir atau base camp pendaki. Tempat ini menyajikan pemandangan yang memukau karena letaknya yang berada di puncak bukit, sehingga kita dapat menyaksikan pemandangan alam pegunungan yang ada disekitarnya. Gemerlapnya kota Bondowoso dan Situbondo serta sambaran kilat jika kota itu mendung, menjadi fenomena alam yang sangat luar biasa. Namun, angin bertiup sangat kencang dan seperti maraung-raung di pendengaran. Karenanya gunung ini dinamakan Raung, suara anginnya yang meraung di telinga terkadang dapat menghempaskan kita didasar jurang yang terjal.


Sebelah barat yang merupakan perbukitan terjal itu adalah lokasi kerajaan Macan Putih, singgasananya Pangeran Tawangulun. Di sini, juga sering terengar derap kaki suara kuda dari kereta kencana. Konon, pondok Angin ini merupakan pintu gerbang masuk kerajaan gaib itu.


Konon, di perbukitan yang mengelilingi kaldera itulah kerajaan Macan Putih berdiri. Sebuah kerajaan yang berdiri saat gunung ini meletus tahun 1638. Pusatnya terletak di puncak Gunung Raung. Kerajaan tersebut dipimpin oleh Pangeran Tawangulun. Beliau adalah salah-satu anak raja Kerajaan Majapahit yang hilang saat bertapa di gunung. Keberadaan kerajaan itu sedikit banyak masih memiliki hubungan yang erat dengan penduduk setempat. Misalnya bila terjadi upacara pernikahan di kerajaan, maka hewan-hewan di perkampungan banyak yang mati. Hewan-hewan itu dijadikan upeti bagi penguasa kerajaan.

Konon, menurut masyarakat setempat, seluruh isi dan penghuni kerajaan Macan Putih lenyap masuk ke alam gaib atau dikenal dengan istilah mukso. Dan hanya pada saat tertentu, tepatnya setiap malam jum’at kliwon, kerajaan itu kembali ke alam nyata.



Pangeran Tawangulun dipercaya merupakan salah satu suami dari Nyai Roro Kidul. Setiap malam jum’at itulah penguasa laut selatan mengunjungi suaminya. Biasanya, akan terdengar suara derap kaki kuda ditempat yang sakral. Suara tersebut berasal dari kereta kencana Sang Ratu yang sedang mengunjungi sang suami Pangeran Tawangulun.

Bila mendengar suara tersebut lebih baik pura-pura tidak mendengar. Jika dipertegas, suara akan bertambah keras dan mungkin akan menampak wujudnya. Bila demikian, kemungkinan kita akan terbawa masuk ke alam gaib dan kemudian dijadikan abdi dalem kerajaan Macan Putih.

Monyet Gendong Kucing di Bali Jadi Berita Dunia !



Tak disangka, seekor monyet liar menyayangi kucing dan sering menggendongnya selama hidup di hutan bebas di Bali justru menjadi perbincangan dunia berkat foto-fotonya dimuat di laman the sun edisi 25 Agustus 2010.

Kasih sayang dan keakraban dua hewan berbeda ini menjadi “penyejuk” bagi pecinta hewan di dunia setelah sehari sebelumnya the sun memuat foto dan video lengkap tentang seorang wanita yang membuang kucing ke dalam tong sampah.

Kejadian langka keakraban dua hewan ini justru di Bali Indonesia, yang ramai dikunjungi turis manca negara. Adalah Anne (49) turis yang juga fotografer amatiran memotret beberapa keakraban monyet dengan kucing tersebut karena terkesimak melihat adegan langka.

Dalam foto yang dimuat the sun hasil jepretan Anne, menunjukkan seekor monyet liar (bukan piaraan) berkelamin laki sedang mengangkat kucing warna krem atau coklat muda.

Monyet itu tergolong jenis buas dan liar, berukuran besar dan memiliki warna bulu hitam kecoklatan. Tampak dari cara mengangkat kucing seperti seorang ibu mengangkat anaknya dengan memegang badan dan menyangganya.

Diungkapkan, monyet atau kera jenis ekor panjang itu seperti “mengadopsi” kucing yang ditemukan di sekitar hutan. Monyet itu juga memeluk dan mengangkatnya ke berbagai tempat, hingga membuat para turis yang melihatnya terkesima.

Bahkan, para turis juga terbelalak ketika monyet itu mendekap kucing di pangkuannya seperti menyuruh tidur. Seperti orangtua yang memberikan kehangatan kepada anaknya, monyet itu pun menyembunyikan kucing dalam pelukannya sehingga makin banyak para turis di Monkey Forest Park Bali ingin memotretnya.

“Saya sangat senang dan terkejut melihat adegan ini karena ini adalah monyet liar bukan binatang peliharaan. Monyet itu sangat melindungi kucing. Tampak seperti tak suka jika saya mendekatinya. Dia berusaha menutupi kucing dari penglihatan saya,” kata Anne.

Seperti aksi selebritis, si monyet jantan tak rela anak kucingnya jadi obyek foto. Ia menutupi si kecil dengan daun lebar — agar tersembunyi dari pandangan pengunjung.

Saat mengambil foto unik tersebut, Anne diperingatkan bahasa tubuh oleh si monyet, untuk menjaga jarak. Tak lama setelah dipotret oleh Anne, monyet itu pun kabur ke hutan lebat dengan membawa serta si kucing dalam dekapannya. Berbagai komentar keheranan, pujian dan ucapan terima kasih pun membanjiri berita ini di the sun.

“Aku melihatnya selama 30 menit sebelum ia kabur ke hutan lebat,” tambah Anne. Dan yang menambah keheranan, si kucing itu tampak menikmati dan manja serta nurut di bawah pelukan monyet.