Archive for the ‘penjara’ Category

Rawat Demonstran yang Terluka Tenaga Medis Divonis 10-15 Tahun Penjara

type=’html’>Inilah Profil Tenaga Medis Bahrain yang Divonis 10-15 Tahun karena Rawat Demonstran Terluka

Ikut membantu dan merawat para demonstran yang terluka akibat bentrok dengan petugas keamanan, seumlah tenaga medis dijatuhi hukuman penjara oleh pengadilan militer terlepas mereka memiliki profesi sipil.



Bahrain kian represif, bukan hanya kepada oposisi tetapi mereka yang juga dianggap membantu. Bahkan pemerintah tak segan-segan mengirim warga sipil yang mereka anggap berpotensi mengganggu untuk diadili ke pengadilan militer.

Kamis (29/9) lalu, pengadilan militer menjatuhkan hukuman penjara terhadap 20 tenaga medis yang telah membantu dan merawat pengunjuk rasa pro demokrasi yang terluka saat bentrok dengan aparat pada demo Februari lalu. Tenaga medis itu dituduh berkomplot melakukan makar terhadap pemerintah dan merebut fasilitas Rumah Sakit.

Berikut enam dokter yang divonis berserta profil mereka.

Dr Ali al-Iqri


Ia adalah pakar operas ortophedis pediatrik yang ditahan oleh tentara pasukan keamanan pada 17 Maret–dilaporkan–ketika ia tengah melakukan operasi di Rumah Sakit Salmaniya, Manama. Menurut laporan Amnesty Internasional, Dr al-Iqri, yang dilatih Royal College of Surgeon di Irlandia, adalah seorang aktivis yang mengorganisir salah satu serangkaian unjuk rasa pada awal tahun ini.

Meski telah dibebaskan bulan lalu dengan jaminan, ia tetap divonis 15 tahun penjara pada putusan sidang kemarin dengan dakwaan ‘menghasut penggulingan pemerintahan dengan paksa’.

Dr Rola al-Saffar


Dokter satu ini adalah kepala Masyarakat Perawat Bahrain dang guru besar di College of Health Sciences. Ia dilaporkan mulai melakukan aksi mogok makan bulan lalu dalam protes menentang perlakuan buruk dan penyiksaan para tahanan. Dokter wanitai tu ditahan pada Maret setelah merawat para demonstran terluka di Rumah Sakit Salamaniya. Ia dibebaskan dengan jaminan pada akhir Agustus lalu dan kemarin ia divonis 15 tahun penjara.

Dr Mahmood Ashghar


Konsultan bedah pediatrik ini juga ditahan pada Maret lalu atas dakwaan menggerakan protes di Manama dengan membuat pidato ‘provokatif’ di RS Salamaniya. Ia juga dituduh memberi keterangan palsu terhadap jurnalis mengenai tindak kejahatan yang diduga dilakukan oleh pasukan keamanan Bahrain terhadap warga sipil yang dirawat di rumah sakit tersebut selama protes Februari. Ia juga salah satu dokter yang divonis 15 tahun penjara.

Ibrahim al-Demstani

Ia adalah peerawat dari Duraz yang ditahan awal tahun ini dengan tuduhan membantu para demonstran. Padahal seperti tenaga medis lain ia merawat para pemuda terluka yang berpartisipasi pada protes Februari.

Dr Abdulkhaleq al-Oraibi


Pakar reumatologi ini dilaporkan ditahan dalam penggerebegan polisi yang dilakukan di rumahnya dini hari pada 1 April lalu. Dokter yang dulu diketahui mencalonkan diri sebagai anggota parlemen Bahrain divonis 15 tahun penjara. Ia sebelumnya melontarkan kritik keras terhadap pemerintah yang melarang tenaga medis untuk merawat demonstran terluka akibat bentrok saat unjuk rasa Februari.

Dr Hassan al-Toblani

Dokter Hassan adalah kepala unit perawatan intensif (ICU) di RS Salmaniya. Ia dijatuhi hukuman 10 tahun penjara.





sumber

10 Penjara Paling Mematikan di Dunia

type=’html’>

1. Carandiru Prison: (Brasil)
Penjara ini sempat menghebohkan Brasil juga dunia ketika peca kerusuhan besar di penjara tersebut tahun 1992. Tragedi pembantaian masal yang melibatkan polisi setempat. Ratusan korban berjatuhan, 103 (ada yg menyebut 111 napi) di antaranya tewas terbunuh. Tragedi Caradiru bermula dari meletusnya perang ‘antar gank’ di penjara tersebut, yang melebar hingga melibatkan banyak narapidana. Polisi kemudian mendatangkan bala bantuan. Sebenarnya saat itu banyak napi telah menyerah dengan melemparkan senjata mereka . mereka meminta perlindungan polisi. Namun dijawab polisi dengan menembaki mereka.
Perlakuan brutal dari pihak kepolisian memicu protes di mana-mana, tak terkecuali Amnesty Internasional yang mengkampanyekan penjara tersebut ditutup tahun 2002. Amnesty Internasional melaporkan telah terjadi pelanggaran hak-hak azasi manusia di sana yang tak bisas ditelerir lagi. Bukan itu saja fasilitas penjara juga sedemikian buruk sehingga menyebarkan penyakit mematikan.
Pada masa itu Kepala Kepolisian Metropolitan Sao Paulo adalah Ubiratan Guimaraes, dia dianggap orang yang paling bertanggungjawab meletusnya tragedy ini. Kasus yang menimbulkan kemarahan dunia ini membawa Guimaraes ke kursi pesakitan. Ia sempat diadili dengan tuduhan pembunuhan terhadap 102 orang. Namun Pengadilan kemudian membebaskan Guimaraes karena yg bersangkutan mengatakan polisi melakukan itu karena ditembaki. Pemerintah Brasil menganggap bahwa tragedy itu terjadi bukan tanggung jawab pihak kepolisian.
2. Bang Kwang Prison (Thailand)
Dikenal sebagai “Bangkok Hilton”. Penjara ini boleh dibilang sudah tidak layak lagi, selain penuh sesak, juga kekurangan tenaga sipir. Para napinya dirantai. Kabarnya banyak napi jadi gila akibat stress melewati bulan bulan pertama di tahanan itu. Direktur penjara Khun Nattee mengakui, kalau penjaranya adalah paling keras diseluruh Thailand. Di sini fasilitas sangat minim, termasuk perawatan kesehatan terhadap napi yg sangat standar. Napi yg sakit hy bisa meringkuk dengan kaki dirantai di kamarnya, sambil menunggu datangnya obat (kalau dapat).
3. ADX Florence Supermax Prison: (Colorado)
Penjara ini dibangun sebagai respon atas serangan terhadap para sipir dan staf yang terjadi di penjara lain di Amerika. Di penjara ini menerapkan maximum security untuk mencegah terjadinya serangan para napi terhadap sipir ataupun staf penjara. Karenanya para napi diisolasi dari staf penjara. Para napi mengalami penyiksaaan psikologis karena selama 23 jam hanya dihabiskan diselnya. mereka tak bisa kemana mana.
Menjadi narapida di ADX adalah suatu mimpi buruk tak tak terlupakan bagi mereka. Di sasna mereka menerima kondisi paling jelek dari yg terjelek. Karenanya mereka yg masuk ke sini adalah para penjahat kelas kakap termasuk yg telah berkali-kali masuk penjara. Di sinilah ‘neraka’ penjara yg bisa mengakibatkan derita seumur hidup.
Selama 13 tahun beroperasi, dua orang tawanan dikabarkan mati terbunuh di ADX Florence. Salah satunya Lawrence Klaker. Ada yg menyebut dia mati ditembak, tp ada juga yg bilang bunuh diri.
4. Alcatraz Island Prison: (San Francisco, CA)
Penjara ini, yang dikenal sebagai “The Rock”, atau “Devil’s Island” . Dibangun 1920-an. Segala ketidak nyamanan ada di sini. Alcatraz dirancang sedemikian rupa sehingga amaty kecil kemungkinan napi bisa lolos dari sini. Alcatraz benar benar menciptakan dunia sendiri. Para napi benar-benar terputus kontak dengan kehidupan di luar sana.
Pejabat penjara yg arogan, sipir yg kasar, kebijakan yg tdk manusiawi mewarnai hari-hari para napi di sana. Tak usah heran kalo byk yg terkena gangguan jiwa akibat tekanan psikologis yg luar biasa. Bayangkan saja, di sana ada larangan untuk tdk bercakap cakap dgn napi lain, kalo tdk menurut, hukuman menunggu. Napi dilarang mengeluarkan emosinya. Mereka dipaksa diam! Hak hak sbg manusia, di Alcatraz, telah dicabut. Sungguh penjara ‘neraka’. Penjara ini ditutup pada 1963, tetapi warisan kegelapan terus ‘hidup’ dan menjadi legenda. (Pengen tau seperti apa, nonton aja escape from alcatraz)
5.San Quentin Prison: (San Quentin, California)
Tahun 1930′a an, pengelolaan penjara ini sarat dengan korupsi, sampai akhirnya muncul direktur baru Clinton Truman Duffy yg melihat kondisi tak manusiawi dari penjara ini, memutuskan melakukan perbaian di tahun 1940 an. Tapi sebelum masuknya direktur baru, penjara ini dikenal sangat tidak manusiawi memperlakukan para napi. Kepala mereka dibotaki dan dipaksa memakai seragam yg diberi nomor, mereka makan dengan wadah ember2. Menghuni sel sempit tanpa diberi lampu.
Di sini nyawa tidak ada harganya. Kerusuhan antar ras kerap terjadi.Rasio antara penjaga penjara dan napi tidak sebanding, itu sebabnya banyak hal terjadi diluar kontrol.
6. Diyarbakr Prison: (Turki)
Penjara ini disebut sebagai penjara terkejam di turki di mana segala kebrutalan dan kesadisan begitu lumrah terjadi. Dari 1981 sampai 1984, 34 orang tawanan tewas karena penyiksaan berlebihan, baik jiwa maupun fisiknya. Belum lagi kasus penyimpangan seksual yg merajalela.
Para napi sebenarnya telah melakukan protes terhadp pengelolaan penjara. Mereka melakukan mogok makan, bahkan membakar diri sendiri sebagai bentuk protes. Namunn tdk berhasil. Fasilitas penjara ini ’sangat mengerikan’ jauh dari standar. Di sini pernah terjadi peristiwa menggerkan di mana anak-anak dijebloskan di sini dan mendapat hukuman penjara seumur hidup. Kejahatan terhadap kemanusian sepertinya menjadi peristiwa biasa saja. Tak heran penjara ini masuk dalam saslah sastu penjara yg paling menyeramkan di dunia.
7. La Sabaneta Prison: (Venezuela)
Venezuela juga memiliki penjara tak kalah brutalnya, yakni La Sabanetaa, di mana kekerasan menjadi ’santapan’ hari-hari. Fasilitas yg sangat minim, membuat wabah penyakit begitu mudah menyebar. Maklum, pelayanan dokter sangatlah minim, bahkan nyaris tak ada. Makanan kurang dengan menu yg jauh dari sederhana.
Kondisi napi di Penjara La Sabaneta adalah yang jelek dari yang terjelek. Tak heran kalo wabah kolera sempat mampir kemari dan memakan korban 700 napi. Di sini pun pernah terjadi pembataian masal yg mengambil korban 100 an napi tahun 1994. Kematian merajalela di La Sabaneta. Salah sedikit, nyawa bisa melayang. Para staf penjara yg malas mengurusi napi, sehingga para napi bisa leluasa berbuat semaunya. mereka berkelahi bahkan membunuh sesama napi. Para penjaga ‘menutup mata’ atas kejadian2 ini.
8. La Sante Prison: (Paris, Perancis)
Seperti penjara ‘maut’ lainnya, di sini pun nyawa manusia tak berharga. perlakuan brutal merajalela. Kesewenangan pengelola penjara membuat kehidupan napi benar benar tidak berharga. Banyak napi akhirnya menjadi gila. Sel-sel penjara yg penuh kutu dan tikus, semakin membuat napi stress.
Sungguh ironis dengan arti kata ‘ La Sante’ yg berarti health (kesehatan) dalam bahasa Inggris. Karena pada kenyataannya hidup di sana sungguh tdk sehat. Perbudakan antar sipir ke napi, napi ke sesama napi, sudah menjadi biasa. Kasus perkosaan antar sesama napi sangat tinggi dan terjadi setiap hari. Tak heran kalo banyak napi tak tahan akhirnya bunuh diri, atau menjadi gila. Sepanjang tahun 2002 dikabarkan terjadi 122 kasus bunuh diri napi. Disusul 73 napi pada pertengahan 2003.
Kecenderungan bunuh diri ini kemungkinan karena kondisi hidup yang mengerikan di sana. Penjara yg terlalu padat, fasilitas minim, serta aneka kekerasan yg terjadi di sana, diduga sebagai pemicu tindakan bunuh diri.
9. Rikers Island Prison: (Rikers Island, New York)
Penyiksaan brutal membuat penjara ini begitu dikenal di amerika. Pada 2007, tawanan Charles Afflic mengalami penyiksaan yg berlebihan dari penjaga penjara sehingga harus menjalani pembedahan otak. Sebanyak 6 napi bunuh diri di selnya krn tak tahan dgn suasana penjara yg menekan, pada 2003.
10. Tadmor Prison: (Suriah)
Kematian di penjara ini seperti tak terhitung banyaknya. Kekerasan di Tadmor begitu mengerikan dan benar-benar tak kenal ampun. Seorang mantan napi Tadmor menggambarkan penjara ini sebagai kerajaan maut dan kegilaan mengerikan
Tadmor memiliki penjaga haus darah, narapidana penjagal,dan tawanan politik. Pada 1980, sesudah percobaan pembunuhan pada Presiden (di Damaskus), narapidana terpaksa membayar mahal. Para perajurit penyerang penjara, mereka menggunakan halicopter dan mendarat di Tadmor. Para prajurit ini membatai 500 orang tawanan di sel mereka. Para napi ini mati mengenaskan, tidak dapat menyelamatkan diri karena para sipir merantai kaki mereka di sel.

Ambil Batu di Sawah Sendiri, Petani Ini Dihukum 1,5 Tahun Penjara

type=’html’>Samuri bin Darimin, warga Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan, Trenggalek, Jawa Timur, benar-benar bernasib malang. Lantaran mengambil batu di tanah milik sendiri, dirinya diganjar hukuman kurungan 1,5 tahun penjara atau hukuman subsider 16 bulan serta denda Rp 500.000.

Baru kali ini, Samuri mengambil batu sebanyak lima ton di lahannya sendiri selama 34 hari. Rencananya batu tersebut akan dijual kepada Imam sebesar Rp1.250.000. Akhirnya ia pun menyewa truk dengan biaya Rp200 ribu.

Samuri lantas bercerita, di tengah-tengah perjalanan tiba-tiba truk yang membawa batu miliknya dihentikan polisi. Samuri kemudian diminta uang Rp10 juta oleh Kasat Polres Trenggalek dengan ancaman Pasal 158 jo Pasal 67 UU No 04 tahun 2009. Karena merasa tidak bersalah Samuri pun menawar denda tersebut sehingga disepakati angka Rp3 juta.

Istrinya pun tak tinggal diam untuk membantu Samuri, mencarikan uang namun hanya mendapat Rp2,9 juta. Sayangnya, Polres Trenggalek tidak mau mengeluarkan karena kekurangan uang Rp100 ribu. Baru ketika dilunasi pria lulusan Sekolah Dasar ini akan dilepaskan dengan kesepakatan kasus tersebut ditutup.

Beberapa hari kemudian, Samuri mendapat panggilan dari Kejaksaan. Perkaranya pun ditangani oleh Jaksa Muda Pidana Umum Pengadilan Negeri Trenggalek, Budi Santoso.

Sungguh nasib sial, bagaikan jatuh masih tertimpa tangga pula, Samuri malah mendapat perlakuan tak senonoh. Pria berkulit sawo matang ini mengaku diminta telanjang dan tubuhnya diraba-raba. Budi, menurut pengakuan dia, juga mengancam, jika menolak maka kasus Samuri akan ditindaklanjuti ke pengadilan. “Saya menolak, saya lari,” ujar Samuri saat bercerita tentang kasusnya di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/7/2011).

Akhirnya, Samuri dijatuhi hukuman 1,5 tahun subsider 16 bulan kurungan penjara serta denda Rp500 ribu oleh PN Trenggalek. Pria berusia 35 tahun ini pun tak tinggal diam mencari keadilan.

Samuri melakukan banding ke Pengadilan Tinggi setempat. Namun, usaha banding itu tak membuahkan hasil apa-apa dan hukuman yang dijatuhkan untuk Samuri tetap sama. Meski bandingnya tak membuahkan hasil, Samuri tak patah arang berjuang mencari keadilan.

Dia pun kemudian mengajukan kasasi. Namun, seakan-akan nasib sial itu masih terus berlanjut sebab kasasinya pun ditolak lantaran memori kasasi telat diserahkan. Kasus ini pun tetap tertahan, dan Sumari pun belum menemukan rasa keadilan itu.

Meski demikian Samuri tak patah semangat, dia pun berniat mengadukan perkara ini ke Mahkamah Agung. Namun, belum sempat tatap muka dengan hakim MA, dia diusir oleh Satpol PP. Petani miskin ini akhirnya mendatangi gedung Parlemen DPR. Mujur Pria yang memiliki anak satu ini bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso.

“Sebagai warga negara saya bertanya kepada para bapak-bapak penegak hukum dan ahli hukum di Jakarta, apakah saya bersalah mengumpulkan batu di sawah saya sendiri yang hanya saya lakukan sekali? Layakkah saya mengambil batu tanpa menggali tanah sendiri dianggap melakukan penambangan,” tanyanya kepada Priyo.

Priyo pun merasa tidak terima terhadap masyarakat miskin yang diperlakukan tidak adil dihadapan hukum. Politikus Golkar ini pun berjanji akan menelepon Mahkamah Agung untuk menanyakan kasus Samuri.

Priyo juga berjanji akan memerintahkan agar MA mengkoreksi kembali lembaga hukum di bawahnya seperti hakim, jaksa, dan polisi setempat. “Saya merasa sedih apalagi terjadi di kampung saya. Rasa keadilan saya tergugah,” tandas Priyo.

sumber

Penjara Swasta Yang Dikelola Preman dan Gangster di China !

type=’html’>

Sejummlah penjara swasta itu biasanya berupa ruangan yang ada di perumahan, bangunan terpencil, atau di bangunan-bangunan bekas pabrik atau gedung-gedung tak terawat. Pemerintah Cina tentu saja menolak tuduhan tentang adanya penjara hitam itu. “Tak ada apa itu yang dinamakan dengan penjara hitam di negeri kami,” kata Qin Gang, jurubicara Departemen Luar Negeri Cina.
Tapi, para korban yang pernah mengalami disekap di penjara-penjara swasta itu bersikeras mengatakan bahwa itu ada. Bahkan, katanya lagi eksistensinya makin tersembunyi lantaran para pengelolanya makin pandai.
Tapi, tak akan ada asap kalau tak ada api. Begitulah kata pepatah. Lalu mengapa tempat-tempat penagahan swasta itu bisa ada? Alasannya tentu saja demi kepraktisan dan juga UUD atau ujung-ujungnya duit juga. Pemerintah pusat dan kota pasti akan mengalami keksukaran dan menghadapi proses administrasi yang panjang dalam menghadapi para pemrotes itu.
Kesukaran itu akan makin rumit kalau masalah para pemrotes dan pembangkang tereskpos di media. Maka, diambuillah jalan pintas. Hasilnya, melalui kerjasama dengan para preman dang geng-geng kejahatan, dan tentu saja dengan memakai imbalan, terciptalah tempat penahanan itu. Itu tentu saja dengan ‘permainan’ antara dunia bawah tanah dan ‘oknum’ pemerintah.
Ada atau tak adanya penjara swasta atau penjara hitam itu pasti akan menjadi kerikil dalam pembicaraan antara Presiden Obama dan Prosiden Hu Jintao. Karena, ketika mendapat pengaduan tentang adanya penjara hitam itu, Obama mengatakan, ia akan menekan Cina dalam isu HAM.

Seniman Bugil di Festival Musik, Berakhir di Penjara !

type=’html’>

POZNAN – Pertunjukan teater biasanya memang ramai, tapi ini lebih heboh lagi karena para aktor dan aktrisnya telanjang bulat di muka umum.

Para seniman yang tergabung dalam grup Deuxime Groupe D’intervention diundang ke Polandia untuk ikut serta dalam Festival Malta di Poznan.

Festival ini sedianya adalah festival musik, namun kelompok dari Prancis yang memiliki moto “Bangkitkan Bagian Sensitif Anda” ini tidak menghiraukan orang yang lalu lalang di festival tersebut dan membuka pakaian mereka.

Polisi yang mendapatkan laporan dari pengunjung langsung meluncur ke lokasi dan langsung menggelandangnya untuk beraksi di dalam penjara.

“Kami tidak tahu bahwa mereka adalah para seniman. Tidak ada panggung ataupun akting apa-apa. Kami hanya berpikir mereka adalah sekelompok orang gila,” ujar salah seorang saksi mata seperti dilansir Orange.

Juru bicara kepolisian membenarkan sekelompok seniman tersebut kini telah ditahan atas tuduhan perbuatan cabul di muka umum.

Penjara Mewah Untuk Anders Behring Breivik – Teroris di Norwegia

type=’html’>

Anders Behring Breivik

Anders Behring Breivik bisa dipenjara di salah satu penjara dunia yang paling progresif, di mana sel tahanan akan dilengkapi dengan televisi layar datar, minifridges dan mebel bergaya desainer.
Halden Fengsel penjara yang dibuka tahun lalu oleh Raja Harald V dan merupakan rumah bagi beberapa penjahat Norwegia yang paling keras, termasuk pembunuh dan pemerkosa.

Penjara ini dipuji-puji sebagai penjara yang paling manusiawi di dunia. Pejabat Penjara mengklaim bahwa penjara yang luasnya mencapai 75 hektar ini akan menolong mengurangi tingkat kriminalisasi yang memang sudah sangat rendah di norwegia. Setipa sel pribadi dilengkapi dengan kulkas mini, TV layar datar, bahkan kamar mandi mewah serta jendela tanpa jeruji besi agar para tahanan lebih banyak menikmati sinar matahari.

Untuk setiap 12-15 sel tahanan terdapat dapur umum dan area lounge lengkap dengan meja kopi dan sofa-sofa nyaman. Para tahanan juga dimanjakan dengan adanya sebuah pusat kebuharan (gym) lengkap dengan dinding panjat tebing buatan, sebuah studio mewah dan perpustakaan.

“Rumah” yang jauh dari rumah: Salah satu sel pribadi di penjara Baru Halden, Norwegia – yang tampaknya lebih baik daripada kebanyakan kamar asrama universitas

Kamar sel:

[Image: penjara+mewah+norwegia002.jpg]

Kamar mandi mewah di setiap sel pribadi di dalam penjara senilai 200 milyar

[Image: penjara+mewah+norwegia004.jpg]

Kamar Mandi:

Dinding Panjat Tebing buatan untuk menjaga kebugaran setiap tahanan terletak di ruangan pusat kebugaran dipinggir sebuah lapangan sepakbola indoor

[Image: penjara+mewah+norwegia001.jpg]

Panjat Tebing:

Sebuah lukisan seni mural seharga £ 1 juta di halaman penjara dibuat oleh Dolk, seorang seniman jalanan Norwegia

[Image: penjara+mewah+norwegia005.jpg]

Lukisan Mural seharga £ 1 juta:

Koridor dalam penjara – di mana setengah para penjaga adalah perempuan karena diyakini dengan ini maka agresi akan menurun

[Image: penjara+mewah+norwegia000.jpg]

Koridor:

Penampakan penjara dari luar yang secara alamiah telah dibatasi dengan hutan yang dilengkapi jalur jongging dan dua rumah untuk dipakai keluarga yang mengunjungi tahanan selama 1 malam.

[Image: penjara+mewah+norwegia003.jpg]
[Image: norway_prison_10.jpg]

[Image: norway_prison_11.jpg]

sumber

Penjara Bawah Tanah di Indonesia

Penjara bawah tanah ternyata tidak hanya ada di negara-negara luar saja. Akan tetapi di negara kita Indonesia ada banayak penjara bawah tanah yang sangat mengerikan, Konon penjara-penjara bawah tanah di Indonesia merupakan penjara bawah tanah terangker di Asia …
Well, berikut penjara2 bawah tanah yang ada di Indonesia…

1. Penjara bawah tanah Benteng Vastenburg, Solo.

vastenburg

Benteng megah di tengah Kota Bengawan ini, sekarang tinggal seonggok bangunan yang tak berharga dan ditumbuhi rumput ilalang yang lebat. Dalam konteks morfologi perkotaan, benteng itu memiliki peranan penting yakni pusat hubungan Solo-Semarang. Kota Solo dalam periode XVIII-XIX, sebagai pusat perdagangan dan ditandai perkembangan kota kolonial. Uniknya, perkembangan ini tercipta dalam nuansa kekuasaan tradisionalistik Kerajaan Kasunanan Surakarta.
Di tempat itu, kekuatan pasukan Belanda dipusatkan. Konon, juga ada semacam bungker bawah tanah yang cukup luas di bawah benteng. Bungker tersebut digunakan untuk penjara para tawanan. Hal itulah yang membuat tempat tersebut tak dimungkinkan jika dijadikan bangunan bertingkat.

2. Penjara Bawah tanah Benteng Pendem, Cilacap.

2009_0813bentengpendem1308090030

Siapa sangka di sebuah kota kecil di Jawa Tengah, seperti Cilacap menyimpan sebuah benteng yang sangat unik. Benteng itu bernama Benteng Pendem (Kusbatterij Op De lantong Te Tjilatjap) yang dulunya di tahun 1861 merupakan benteng pertahanan tentara Hindia Belanda saat menghadapi bangsa Indonesia.
Benteng di pesisir pantai Teluk Penyu ini menempati area seluas 6,5 hektare dengan beragam fasilitas wisata, seperti benteng, terowongan, landasan meriam, penjara bawah tanah, barak, ruang dapur, ruang senjata, jembatan kolam, gardu pos yang berisi peta strategi Belanda, kolam pemancingan, tempat istirahat, gazebo, ayunan dan sejumlah patung dinosaurus.